Ini Sanksi Bagi Pelajar SMKN 1 Palopo Jika Konvoi di Jalan Raya Merayakan Kelulusan

oleh

SUARATA | Hari ini seluruh siswa kelas 3 atau kelas XII di sekolah menengah atas/sederajat dan kejuruan di seluruh Indonesia berpesta pora setelah Dinas Pendidikan di wilayahnya masing-masing melansir nomor test dan hasil kelulusan. Kamis 3 April 2018.

Khusus di lingkup Dinas Pendidikan Sulsel, tercatat kurang lebih 117.567 siswa yang menjadi peserta UNBK, Mereka berasal dari 979 sekolah se Sulsel.

Dalam pantauan Suarata.com, sebanyak 352 pelajar SMK Negeri 1 Palopo hari ini dinyatakan lulus. Meski pihak Kepsek yang mengaku masih capek karena baru tiba dari Makassar mengaku belum memegang data-datanya secara pasti dan malah mempersilakan pihak media memantau salah satu media online yang melansir daftar nama-nama yang lulus.

Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Palopo, H Syamsuddin mengatakan, siswanya yang lulus dilarang untuk melakukan corat coret baju, dan melakukan aksi konvoi kendaraan bermotor.

“Tadi sudah mi saya umumkan di lapangan, semua siswa siswi yang lulus dilarang keluar melakukan konvoi, memang tadi sempat ada dari pihak sekolah lain datang untuk mengajak siswa kami berkonvoi, tetapi saya tegaskan tidak boleh keluar konvoi-konvoi di jalan raya, jika ketahuan ada anak SMKN 1 Palopo konvoi maka tidka akan diberikan Surat Keterangan Kelakuan Baiknya dari pihak sekolah,” jelas Syamsuddin yang mantan Kepsek SMKN 2 Palopo tersebut saat dijumpai, Kamis pagi (3/5).

Namun fakta di lapangan, masih ada saja oknum siswa siswi sekolah menengah atas/kejuruan di Kota Palopo yang melakukan arak-arakan pawai keliling kota, berbonceng tiga sembari ber-selfie dari atas motor dan membahayakan keselamatan dirinya maupun pengendara lain di jalan raya. (**)

DCS DPRD KOTA PALOPO