NasDem Luwu Utara Tidak Sehat Lagi, Alumni ABN Memilih Mundur

oleh

MASAMBA — Kisruh penyusunan dan pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg) dalam tubuh DPD Nasdem Luwu Utara akhirnya menelan korban. Salah satu kader terbaiknya, Henrawangsah S.Pd M.Pd Ketua DPC Nasdem Kecamatan Mappedeceng memilih mundur dari partainya setelah sebelumnya namanya dicoret dengan semena-mena saat partai bertagline Restorasi Indonesia itu sedang sibuk menyusun dan mendaftarkan nama-nama Bacalegnya sejak Senin (16/07)  hingga hari terakhir pendaftaran,  Selasa (17/07) kemarin.

Dihubungi lewat telepon, Rabu siang 18 Juli 2018, Henra, sapaan akrabnya mengaku kecewa atas sikap tidak profesional oknum pengurus di DPD Nasdem Luwu Utara yang lebih mengutamakan non kader untuk dimasukkan ke dalam daftar Bacaleg ketimbang dirinya sebagai alumni Akademi Bela Negara (ABN) partai NasDem.

“Saya sesalkan sikap oknum pengurus di jajaran DPD NasDem Luwu Utara yang tiba-tiba mencoret nama saya dalam daftar Bacaleg yang diserahkan pada Selasa (17/07) kemarin. Mereka tidak menghargai DPW Nasdem Sulsel, padahal nama saya ada di dalam daftar caleg yang diputuskan DPW. Saya adalah kader murni yang selama ini sudah berjuang untuk mengurus partai tetapi perlakuan yang saya terima diluar dugaan, dengan kedewasaan berpolitik saya lebih memilih mundur daripada timbul konflik yang lebih besar,” ungkap Henra.

Henrawangsah mengaku kecewa dengan perlakuan tidak terpuji oknum pengurus partai Nasdem Luwu Utara yang diduga mendapat titipan dari pihak luar untuk membuat gaduh suasana di internal partai besutan Surya Paloh tersebut. Ia tengarai, ada faktor lain yang membuat namanya dicoret selain faktor finansial semata.

“Harusnya NasDem dengan motto restorasi melakukan restorasi terlebih dahulu pada jajaran pengurus di Luwu Utara, ada apa ini? mengapa orang yang tak pernah berkeringat untuk membesarkan partai lebih diakomodir, jangan karena saya tidak mampu dari faktor finansial lantas didepak begitu saja, saya Ketua DPC Nasdem, saya juga alumni ABN yang notabene lulusan terbaik, apa yang saya lakukan selama ini sama sekali tidak dihargai, semoga ini jadi perhatian DPW hingga ke DPP,” pungkasnya. (*)

 

DCS DPRD KOTA PALOPO