Palopo Urban Forum Diskusikan ‘Menimbang Urgensi Menara Payung’ Intip Videonya!

oleh

PALOPO — Peletakan batu pertama oleh Gubernur Sulawesi Selatan saat itu Syahrul Yasin Limpo pada Kamis 2 Juli 2014 silam menandai keseriusan pengerjaan mega proyek Menara Payung oleh Wali Kota Palopo, Judas Amir. Namun karena anggaran besar itu tidak tersedia, mega proyek itu tak bisa dilanjutkan di periodenya kala itu.

Empat tahun berselang ambisi itu coba ia hadirkan lagi.

Pemkot Palopo rencananya akan melakukan pinjaman dana sebesar Rp103 miliar untuk membangun pusat kuliner yang terletak di kawasan Luwu Plaza Palopo (pasar lama). Dikutip dari Palopo Pos, Hal itu terungkap dalam pembahasan KUA-PPAS APBD 2020 di kantor DPRD Palopo.

Kabid Anggaran BPKAD, Raodah menyebutkan, direncanakan akan dilakukan pinjaman Rp103 miliar untuk memuluskan salah proyek tersebut.

Membaca realitas tersebut pro dan kontra muncul dipermukaan. Apakah portofolio keuangan Kota Palopo masih sanggup menopang mega proyek tersebut. Kemudian bagaimana kajian ekonomi yang dilakukan apakah memang layak dengan kondisi masyarakat hari ini dan perencanaan pengembalian pinjaman yang dilakukan apakah masuk akal?
Palopo Urban Forum mencoba membuka keran diskusi yang dialektis, dengan tema “Menimbang Urgensi Menara Payung” pada Jumat, 22 November di Sudut Kopi. Dimulai pukul 8 malam wita.

Berikut video jalannya diskusi:

(*/Foto: Instagram)

jual beli online al-store

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *