Mantan Direktur PDAM Tirta Dharma Luwu Dituntut 7 Tahun Penjara

Mantan Direktur PDAM Tirta Dharma Luwu Dituntut 7 Tahun Penjara

SUARATA, LUWU- Kejaksaan Negeri Luwu menggelar sidang putusan bagi terdakwa perkara tindak pidana korban Pengelolaan Bantuan Hibah Instalasi Air Bersih untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah pada PDAM Tirta Dharma Kabupaten Luwu Tahun 2018 – 2020 pada PDAM Tirta Dharma.

Pada sidang putusan tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa Syaharuddin yang juga mantan Direktur PDAM Tirta Dharma tersebut selama 7 tahun penjara.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Luwu, Andi Ardiaman menjelaskan, sesuai tuntutan JPU, terdakwa terbukti melanggar dakwaan Primer yaitu Pasal 2 Ayat (1) Jo. Pasal 18 Ayat (1) huruf b Undang –undang Nomor : 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-undang Nomor : 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang undang Nomor : 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Jo Pasal 65 ayat (1) Kitab Undang-undang Hukum Pidana.

“Denda sebesar Rp. 400 juta Subsidair 3 bulan Kurungan, Uang Pengganti sebesar Rp. 847.460.410,. Subsidair 6 bulan dan biaya perkara sebesar Rp. 10.000,” jelasnya.

Setelah Majelis Hakim PN Tipikor pada Pengadilan Negeri kelas 1A Makassr membacakan putusan kepada terdakwa, selanjutnya Majelis Hakim PN Tipikor pada Pengadilan Negeri kelas 1A Makassar memberikan kesempatan kepada Terdakwa dan penasehat Hukum untuk menyatakan sikap atas putusan tersebut, Penasihat Hukum Terdakwa mengajukan banding.

Bagikan: