08230 23 111 88 infoiwans@gmail.com

Menelisik Ulang Pola Pikir

Anak sulit diatur, itu ungkapan yang sering kita dengar. Hampir semua orang atau guru kadang mengeluhkan hal yang sama. Apakah benar demikian? atau kita saja yang baper dengan keadaan? hehehe. Yuk menelisik ulang bersama.

Ngomong-ngomong mindset, apapun yang kita yakini dalam diri atas sesuatu akan mempengaruhi respon diri atas sesuatu itu. Apakah ia akan bergerak ke sana atau menghindarinya. Jika yakin sesuatu itu positif dan sesuai dengan diri kita, kita cenderung mendekat. Jika itu buruk, kita pun akan merespon sebaliknya.

Prasangka sebagai Doa

Kalau bicara mindset, kita akan terhubung dengan keyakinan yang senantiasa kita tanam. Keyakinan yang kami maksud adalah doa dan prasangka. Tuntunan mengajarkan kita untuk selalu berprasangka baik atas seseorang ataupun keadaan. Bahkan ketika prasangka itu diarahkan kepada-Nya. Karena semua itu bisa jadi akan menjadi doa tak kasat mata (tidak diucapkan namun nyata). Mari kita buktikan sedikit bagaimana kuatnya respon prasangka ini;

Anak Sulit Diatur? Yuk Lihat Sisi Lainnya

Pohon Angker di Samping Rumah

Ketika Anda yakin, jalan samping rumah yang ada pohon besar, ada “sesuatu” nya, maka hampir bisa dipastikan anda akan merasakan sesuatu saat anda melewatinya. Anda tiba-tiba merasa ada yang bergerak sendiri. Ada yang aneh. Ada yang seseorang yang seakan mengikuti. Semua itu tiba-tiba ada ketika mendekati pohon itu.

Mengapa? Tubuh anda sudah bersiap dan menerima respon “semu” dari pikirannya anda. Tanpa disadari tubuh pun merespon dan mulai berkeringat. Telingapun menjadi sangat waspada terhadap suara. Suara kecil sekalipun menjadi terdengar.

Dan saat Anda benar-benar melewati, tiba-tiba saja anda mendengar “kresek”, anda pun berlari kencang, dan nafas Anda pun jadi naik turun. Berkeringat dingin. Dan anehnya, banyak orang yang lewat jalan itu enak-enak dan nyaman-nyaman saja.

Padahal mungkin saja, yang bergerak itu kucing, yang membuat suara burung, atau yang seakan mengikuti hanya pikiran kita sendiri.

Hehehe.

Mudah Terprovokasi

Nah, sebenarnya ada “sesuatu” beneran atau tidak?

Kenyataannya kita sering terprovokasi oleh ucapan dan keyakinan kita sendiri. Atau ucapan orang lain, meski kita belum pernah membuktikannya secara empiris.

Baca kalimat berikut dengan penuh konsentrasi untuk membuktikan bahwa kita mudah terpengaruh.

Tes Konsentrasi Imajinatif

Ini menyenangkan dan akan memberikan pengalaman nyata untuk anda. Oke konsentrasi !

Bayangkan di tangan saya ada jeruk yang masih muda. (sambil dibayangkan ya….) Jeruk itu saya belah dengan pisau. Anda lihat pisau itu basah dengan kandungan air yang ada pada jeruk itu saking masih mudanya. Saya pun memberikan isyarat anda untuk membuka mulut lebar-lebar, kemudian saya peras jeruk itu kuat-kuat, sehingga semua kandungan cairan masam yang ada masuk ke dalam mulut anda. Anda pun mulai merasakan rasa asam itu mulai memenuhi bagian-bagian mulut anda, dan anda pun mulai merasa semakin asam, semakin masam dan lebih asam lagi.

Sudah sudah !

Apa yang anda rasakan? Rasa asam bukan? (seharusnya jika anda konsentrasi pasti merasakannya).  Yang belum merasakan silahkan diulang. Hehehe.

Dari sini kita memahami, ternyata begitu cepat tubuh merespon apa yang disampaikan kepada pikirannya dan apa yang dipercayainya.

Celah Anak Di Balik Prasangka

Seorang guru yang menyakini muridnya nakal, sekeras apapun si murid berusaha memberikan yang terbaik itu gurunya, saat itu pula sang guru akan melihat celahnya, melihat kesalahannya, karena kita sudah memenuhi pikirannya dengan persepsi tidak baik. Ia pun menjadi tidak puas kepadanya.

Seorang guru yang menyakini kelas “X” anaknya anak, maka respon yang diberikan biasanya; mudah marah, gampang menyalahkan, tidak mencari solusi tapi fokus pada masalah, lebih banyak mengkritik daripada membimbing.

Yuk Belajar

Yuk kita ubah keyakinan jika anak sulit diatur yang cenderung membuat kita tertutup pola pikirnya.Yuk, perbaiki keyakinan kita kepada murid kita. Yuk belajar berprasangka baik kepada Allah. Yakin akan kemudahan dari sisi-Nya. Insya Allah semua akan jadi lebih mudah. Amiiin.

%d bloggers like this: