08230 23 111 88 infoiwans@gmail.com

Transformasi Diri Dengan Catatan Kecil

Transformasi Diri Dengan Catatan Kecil

Catatan Kecil Yang Ampuh

Dari Mindset Menuju Karakter

Catatan Kecil Jadikanmu Lebih Berdaya. Mengubah fokus seringkali akan sulit dilakukan apabila kita memiliki kebiasaan-kebiasaan yang memang kurang berdaya. Kebiasaan-kebiasaan ini sering kali dibentuk dalam waktu yang cukup lama sehingga kemudian pelan-pelan membentuk dan menjadi karakter kita. Hasil dari karakter ini kita kemudian menjadi sosok tertentu yang kemudian pelan-pelan karakter ini mewujud dalam kehidupan sehari-hari kita, pelan-pelanĀ  mempengaruhi dan mengubah nasib kita.

Catatan Kecil Jadikanmu Lebih Berdaya

Murid Yang Menikmati Belajarnya

Seseorang murid yang memiliki pola pikir yang bagus akan dirinya sendiri dan yakin bahwa dia bisa belajar dengan baik, memiliki keyakinan bahwa belajar itu mudah dan menyenangkan, seringkali menjadikan murid tersebut akan sangat enjoy dan menikmati proses belajarnya.

Ketika karakter ini terus melekat dalam dirinya dan pola pikirnya tidak pernah berubah, karakter bahwa dia seorang pembelajar yang baik pun mulai muncul dalam dirinya. Nilainya pun menjadi semakin baik dan dia pun menjadi semakin bertambah ilmunya karena dia sangat menikmati proses belajarnya. Walhasil prestasinya pun menjadi jauh lebih baik daripada teman-temannya. Dia pun semakin disukai oleh gurunya. Berbagai macam perlombaan pun mulai dia bisa ikuti. Dan satu persatu biasanya juara demi kejuaraan pun bisa diraihnya.

Logika pola pikir yang bagus, menjadi kebiasaan, dan berakhir pada terbentuknya karakter, yang terakhir terjadinya perubahan nasib, dapat kita lihat pada kasus di atas.

Nilai Tambah dan Layanan Terbaik

Seorang pedagang yang memiliki cukup ilmu dan motivasi cara berdagang yang baik. Seringkali dia akan cenderung berfokus memberikan pelayanan terbaik dan nilai tambah pada produk yang dia jual. Ketika fokus untuk memberikan nilai tambah dan produk terbaik pada jualannya, dan dia terus melakukannya dan menjadi bagian dari karakternya, maka dia pun pelan-pelan akan dikenal sebagai pedagang yang baik. Dari sini logikanya sudah bisa kita tebak, pelan-pelan dia pun akan menjadi semakin dikenal dan semakin banyak pelanggannya.

Catatan Kecil Jadikanmu Lebih Berdaya

Sebenarnya kasus ini sudah dicontohkan oleh Baginda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam saat beliau menjadi pedagang. Yang beliau terapkan pada saat itu prinsip kejujuran. Jadi barang apapun dengan segala kelebihan dan kekurangannya beliau sampaikan apa adanya. Walhasil dagangnya pun laris. Beliau dikenal sebagai seorang yang jujur dan dapat dipercaya. Bahkan orang yang bukan Islam pun mengenal beliau dengan kedua karakter tersebut. Ini benar-benar luar biasa. Yang pada akhirnya, kedua karakter ini membantu beliau dalam perjuangan dakwah islam nya.

Lagi-lagi kita menemukan kesimpulan bahwa ketika seseorang memiliki mindset dan pola pikir yang bagus, kemudian mempertahankannya sehingga menjadi karakter dan kebiasaan dirinya, nasibnya pun mulai berubah karena sebab berkah dari karakter baik yang senantiasa dia pakai.

Memulai Dengan Catatan Kecil

Lalu bagaimana sebuah catatan kecil bisa membantu kita untuk bisa lebih berdaya dan membuat dari kita memiliki karakter yang bagus?

Metode ini dulu sering saya pakai pada saat saya masih sekolah. Dengan memiliki Catatan Kecil berupa isian dan daftar di mana saya harus melakukan apa Kapan dan bagaimana. Catatan ini lebih tepatnya adalah sebuah catatan yang berisi daftar kegiatan harian yang harus saya lakukan. Apa yang harus saya lakukan, mana yang harus saya dahulukan, dan kapan Saya melakukannya.

Ketika salah satu dari daftar kegiatan yang ada di dalam buku catatan tersebut sudah saya lakukan, sabun mencontreng nya. Dan beralih pada kegiatan yang lain yang belum saya lakukan. Dan ternyata kegiatan ini, seringkali justru selalu bertambah daftarnya dari pada berkurangnya.

Batasan Fokus Pikiran

Begitu banyak yang ada di dalam pikiran seseorang. Sehingga ketika pikiran tidak diberikan batasan-batasan tertentu yang membuatnya lebih mudah untuk memilih mana yang harus difokuskan dan mana yang harus tidak difokuskan. Seringnya fikiran akan lari kemana-mana dan tidak fokus kepada satu tujuan dan kegiatan-kegiatan yang harus diprioritaskan. Kegiatan-kegiatan yang harus didahulukan menjadi terlupakan atau bahkan tidak dilakukan, sementara kegiatan kecil lainnya yang justru tidak penting sering dilakukan.

Segudang Manfaat Catatan Kecil

Sebenarnya secara logika Catatan Kecil ini akan membantu kita untuk lebih fokus Bagaimana memaksimalkan potensi diri untuk bisa melakukan kegiatan kegiatan sehari-hari cara yang lebih efektif. Artinya disini kita dipaksa untuk fokus pada hal hal utama yang harus kita lakukan. Ajakan untuk melakukan kegiatan yang seharusnya dilaksanakan dan diprioritaskan. Kita di bangsa untuk terbiasa memikirkan hal-hal penting dan lebih positif ketimbang yang tidak penting dan tidak positif.

Catatan ini juga memaksa kita dan melatih kita bagaimana untuk menghargai waktu dan mengisinya dengan hal-hal yang positif. Catatan ini juga membuat kita untuk selalu ingat bahwa penting untuk mengisi waktu daripada hanya menyia-nyiakannya tanpa ada nilainya. Catatan ini juga akan melatih kita menjaga karakter diri tetap positif, karena fokus untuk selalu berkarya dan berbuat dan Mengisi waktu dengan kebaikan kebaikan.

Pertahankan 21 Hari

Jika karakter ini mampu kita pertahankan minimal 21 hari. Seperti yang diungkapkan para psikolog kalau kita ingin membuat 1 karakter baru maka kita harus mempertahankannya selama kurang lebih 21 hari. Jadi selama 21 hari kedepan setidaknya kita harus memiliki catatan catatan kegiatan harian yang harus kita lakukan. Kemudian mempertahankannya untuk tetap fokus disana dan memprioritaskan mana yang harus diprioritaskan.

Karakter Baru Nan Positif

Jika kita bisa melakukannya Maka insya Allah nanti ke depan kita akan memiliki karakter baru. Karakter seseorang yang menghargai waktu, karakter orang yang fokus untuk hal-hal yang prioritas, karakter seseorang yang tidak mau tinggal diam, karakter orang yang kreatif menciptakan kegiatan-kegiatan di setiap waktunya.

Dan mungkin bisa ditebak ketika karakter tersebut diatas akan muncul di dalam diri kita. Akan semakin banyak hal positif yang akan muncul dan mendekati diri kita. Pekerjaan yang semakin tertata, pola pikir yang semakin bagus, fokus diri yang semakin positif, diri yang selalu bersyukur dan menghargai waktu, dan karakter positif lain yang tentunya akan muncul seiring dengan karakter yang lain.

Manfaat Lain

Manfaat lainnya dari catatan kecil ini adalah agar kita terhindar dari pola pikir dan sikap mengeluh. Bagaimana bisa itu terjadi? Sekali lagi Ketika pikiran kita kita fokuskan untuk melihat dan memperhatikan pada batasan-batasan tertentu yang sudah kita tetapkan, pikiran pun akan melihatnya dan berfokus kepadanya. Ketika kita fokus pada hal-hal yang positif maka otomatis energi kita akan akan fokus dan mengeluarkan yang positif saja. Hasil dalam diri energi negatif pun akan semakin berkurang dominasinya. Pikiran mengeluh, pikiran-pikiran bingung, pikiran yang tidak berdaya lainnya pun akan mulai berkurang kekuatannya. Karena kita secara sadar dan berniat memaksimalkan potensi diri dan jiwa positif yang dimunculkan dalam diri dalam kegiatan sehari-hari.

Catatan Kecil ini akan membantu kita untuk lebih berdaya dan menjalani kehidupan secara lebih optimis dan lebih efektif. Badan kecil ini juga akan membantu kita bagaimana untuk memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya.

Coba Catatan Kecil Yuk!

Lalu bagaimana kita mempraktekkannya?

Tentu saja Anda harus memiliki buku catatan dan pena, atau Anda juga bisa memanfaatkan fitur reminder atau mungkin fitur not yang ada di dalam smartphone anda. Mana yang paling efektif itu Saya kira Anda yang paling tahu. Ketika kita sudah bersiap untuk berproses dengan catatan kecil ini, ada baiknya kita memilih dalam minimal dua kategori kegiatan prioritas dan yang tidak prioritas.

Dari kegiatan prioritas nanti kita kasih daftar apa saja kegiatannya. Begitu juga kegiatan yang tidak prioritas. Tentu saja dalam pelaksanaannya berarti yang kita lakukan lebih dulu ada yang lebih prioritas. Dan kemudian baru menyusul yang tidak prioritas.

Sesuai dengan yang saya ceritakan sebelumnya, jika kegiatannya sudah selesai berarti nanti kita kasih centang. Sambil mungkin nanti memberikan tambahan catatan lain yang mungkin akan kita laksanakan besok besoknya tak mungkin kegiatan yang mendadak tiba-tiba muncul dan diberikan kepada kita.

Berdaya dengan catatan kecil segera layak untuk kita coba. Semoga bermanfaat. Wallahu A’lam Bishawab.

Studi Kasus EFT dan Niat Melepaskan Emosi

Studi Kasus EFT dan Niat Melepaskan Emosi

Studi Kasus EFT. Setelah sekian lama menggunakan terapi emotional freedom technique (EFT), dan menerapkannya di beberapa kasus. Ternyata pemahaman yang saya dapatkan sebelumnya masih belum mencukupi untuk mengetahui sebenarnya apa yang terjadi pada proses pelepasan emosi. Ada beberapa catatan lagi yang ternyata perlu saya lebih pahami dalam konteks niat dan memutuskan rantai perasaan dalam sebuah ikatan emosional.

Studi Kasus EFT dan Pentingnya Set Up

Ini terjadi sebelum sharing EFT yang saya lakukan beberapa waktu yang lalu. Saya sempat melihat video pakar hypnoterapis Indonesia, Ary W Gunawan yang menjelaskan dengan gamblang EFT dan penerapannya. Perhatian saya tertuju pada proses set up yang dijelaskannya. Saya melihatnya justru sebagai inti EFT itu sendiri. Mirip leading dalam hypnoterapi. Beginilah kiranya pemikiran saya dalam hal ini;

Memori dan Emosi

Jika seseorang mengalami peristiwa yang cukup traumatik dalam kehidupannya, biasanya perasaannya akan tetap mengikuti dirinya seiringan dengan memori yang muncul dalam dirinya. Ketika dia mengingat peristiwa yang membuatnya mengalami trauma yang begitu hebat, perasaannya mengikutinya secara otomatis. Kekhawatiran, ketakutan, ketegangan, dan perasaan-perasaan lain tiba-tiba muncul kembali dan mengiringi.

Studi Kasus EFT dan Niat Melepaskan Emosi

Perasaan ini kemudian menjadi lebih kuat, tatkala pikirannya memutar kembali gambar-gambar yang berhubungan dengan peristiwa yang terjadi. Semakin sering dia mengingatnya, perasaan ini pun muncul semakin kuat. Seakan-akan, perasaan ini terikat kuat dengan memori memori masa lalu yang ada dalam pikirannya.

Memori Tak Terhapuskan Tapi Terlupakan

Lazimnya pikiran tidak akan bisa dihapus memorinya, sehingga seringkali sampai kapanpun peristiwa itu akan ada dalam dirinya. Peristiwa itu akan tetap diingatnya meskipun selama sekian tahun. Yang terjadi bukan lupa tapi seringkali Terlupakan. Terlupakan berarti tidak sengaja lupa. Atau fokusnya beralih dari peristiwa tadi ke kegiatan lain atau aktivitas lain yang membuatnya benar-benar lupa dan hilang fokus ke peristiwa sebelumnya.

Nah sampai di sini, sebenarnya pikiran tetap menyimpan memori memori masa lalu, begitu juga energinya. Keduanya masih terikat satu sama lain dengan kuat karena belum pernah dilepaskan. Keduanya akan sama-sama saling menguatkan ketika memori ini dimunculkan kembali dalam pikiran.

Maka mungkin pernah suatu saat terjadi, saat kita terlupakan peristiwa yang membuat kita trauma. Kemudian dengan sengaja kita mengingatnya kembali. Memunculkannya dengan sengaja gambar-gambarnya, dan juga mengingat peristiwa-peristiwa nya. Maka kemudian perasaan-perasaan yang mengiringinya pun akan kembali muncul.

Kaitan Memori dan Emosi

Pertanyaannya, sebenarnya yang bermasalah memorinya ataukah perasaannya?

Ketika kita tahu bahwa memori sebenarnya yang ada dalam pikiran kita tidak akan pernah bisa kita hapus, maka yang bisa kita lakukan adalah melepaskan ikatan perasaannya. Melepaskan energi perasaan yang mengitari memori-memori tersebut. Sehingga saat kita mengingat yang energi perasaan tidak lagi mengikuti nya.

Pentingnya Set Up

Dalam kasus yang terjadi pada pelepasan emosi emotional freedom technique (EFT), pada awal terapinya dilakukan set up. Nah pada proses set up ini ternyata memiliki peran yang luar biasa Untuk membukakan pintu terputusnya energi perasaan dengan memori tadi. Ibarat awal terapi hipnosis, set up ini semacam proses menggiring perasaan klien agar bisa dihipnotis. Sehingga apabila set up ini berhasil, maka Proses pelepasan emosi pada terapi emotional freedom technique (EFT) seringkali akan berhasil. Dan biasanya kadang mendekati skala 2 atau 1.

EFT itu Self Therapy

Keberhasilan set up ini ditentukan oleh bagaimana proses seseorang untuk benar-benar mengikuti proses terapinya. Karena sebenarnya tidak ada proses hipnosis yang dilakukan oleh seorang terapis kepada kliennya, kecuali self hypnosis itu sendiri.

Itu artinya tidak ada keberhasilan terapi yang dilakukan oleh seorang terapis kepada kliennya, kecuali 80% ditentukan oleh klien itu sendiri. Jika si klien siap mengikuti semua proses yang dilakukan oleh terapis, maka kebanyakan proses ini akan berhasil dengan baik. Meskipun beberapa faktor lain juga menentukan.

Sampai disini kita bisa mengerti pentingnya set up. Set up itu berisi niatan niatan tulus dan benar-benar secara sadar mau berproses menuju kesembuhan. Jika proses set up ini berhasil, akan memicu proses selanjutnya untuk lebih mudah dilakukan. Dan setup ini saja sebenarnya sudah cukup untuk memutuskan rantai ikatan emosional dan memori yang terjadi dalam diri seseorang.

Studi Kasus EFT dan Niat Melepaskan Emosi

Proses Set Up Dari Studi Kasus EFT

Lalu Bagaimanakah proses set up itu sendiri?

Dalam kasus pelepasan emosi pada terapi emotional freedom technique (EFT), set up bisa dilakukan dengan meletakkan dua jari pada dada sebelah kiri, dengan sedikit menekannya dan memutar searah jarum jam. Sambil meniatkan dalam diri untuk memutuskan rantai emosional yang mengikat dirinya, kemudian meniatkan dalam hati untuk menjalani kehidupan yang lebih positif. Sambil fokus merasakan perasaan perasaannya dan mengikhlaskannya. Dan Hal ini dilakukan dua sampai tiga kali.

Biasanya setelah setup ini dilakukan, skala perasaan sebelumnya akan turun mendekati 2 ataupun 1. Sehingga Proses pelepasan emosi yang dilakukan berikutnya tinggal sedikit saja. Tentunya ini lebih mudah dilakukan daripada proses hipnosis. Meski proses awalnya mungkin hampir sama, namun EFT ini menawarkan sedikit lebih mudah prosesnya ketimbang hypnosis. Maka inti dari proses terapi emotional freedom technique (EFT) terletak pada set-up ini. Semakin bagus dan matang set up nya, maka semakin berhasil proses terapinya.

Catatan Studi Kasus EFT

Jika anda kebetulan ingin menerapkan pelepasan emosi dengan menggunakan terapi emotional freedom technique (EFT), silakan memaksimalkan proses set up nya lebih dulu. Memaksimalkan proses setup Sama halnya dengan memaksimalkan proses berikutnya. Keberhasilan di awal menentukan keberhasilan di belakangnya. Setidaknya itu sedikit catatan saya dari Set Up pada Studi Kasus EFT yang mungkin bisa Anda pertimbangkan.