08230 23 111 88 infoiwans@gmail.com

Status WA dan memanfaatkan daya positif di baliknya adalah tulisan yang saya harap bisa mengingatkan saya sendiri atau mungkin teman-teman yang membaca tulisan ini. Mungkin masih ada diantara kita yang karena lupa, menghiasi status di wa-nya dengan status yang barangkali berkonotasi negatif. Entah itu ditujukan kepada orang lain maupun hanya sekedar kesimpulan awal dari pemikirannya.

Sekedar Status WA

Barangkali dia mengalami kejadian yang kurang menyenangkan, kemudian membuat status di wa-nya yang isinya menyatakan keadaannya tersebut. Sebenarnya ini sah-sah saja dan boleh-boleh saja. Wong ini status WhatsApp saya sendiri. Apa Peduli orang lain dengan status WhatsApp kita. ๐Ÿ˜€

Mari kita sedikit mulai menelisik Apa arti dari status WhatsApp yang kita buat.

Saat kita membuat status WhatsApp biasanya seringkali bermuatan emosi positif maupun negatif. Dengan muatan emosi yang mengikuti proses menulis status tadi akan menjadikan kejadian atau pemikiran yang ada di dalam pikiran kita menjadi kuat kesannya di dalam diri. Dan seringkali setelah kita selesai membuat status WhatsApp, kita akan mengintip status WhatsApp kita, mengintip siapa saja yang membacanya. Dari sini kita kembali digiring tanpa sadar untuk membaca status WhatsApp kita dan kembali mengingatkan muatan emosi yang ada di dalam diri kita.

status wa

Kesan Status WA

Kebetulan saat kita membuat status itu dalam kondisi yang sangat bahagia, maka kita pun seperti diingatkan untuk kembali tersenyum sendiri. Tersenyum dan semakin kuat kesan kebahagiaan itu di dalam diri kita. Dan mungkin saja, setidaknya satu atau dua diantara kita, saat kita selesai membuat status kita akan sering melihatnya. Mengecek Siapa saja yang membaca status kita. Pada poin ini mungkin kita akan tersenyum sendiri. Bagaimana lucunya diri kita saat membuat status. Status yang kadang-kadang kurang berbobot saja kita mengintipnya berkali-kali. Ya barangkali ini rahasia umum. ๐Ÿ˜€

Okelah kembali ke soal kesan-kesan yang muncul di dalam diri kita. Jika mungkin anda pernah belajar hypnotherapy, anda akan mengerti bahwa sebenarnya yang diambil dari hypnotherapy salah satunya adalah kesan yang berada di dalam diri. Kesan itu dibahasakan dengan menggunakan sugesti positif yang kemudian terkadang diperkuat dengan visualisasi dengan meminta klien yang kita hipno untuk membayangkan kejadian yang termanifestasi seakan-akan sudah terjadi.

Visualisasi Yang Berkesan

Ketika kita ingin memberikan sugesti kepada klien kita agar dia merasa kebahagiaan di manapun berada dan lepas dari semua masalah masalahnya. Maka, yang pertama kita lakukan adalah memintanya untuk membayangkan masalah-masalahnya itu mungkin sebagai sebuah bola yang berwarna hitam. Bola ini mungkin kita minta bayangkan untuk kemudian secara sepenuh hati dan dengan niat sepenuh hati untuk diniatkan diserahkan sepenuhnya kepada Allah. Kemudian kita berbuat dia untuk membayangkan bahwa bola hitam itu melesat tiba-tiba menghilang dari hadapan mata. Kemudian kita memintanya kembali untuk merasakan bahwa dirinya benar-benar merasa sangat ringan dan sangat nyaman, karena masalah yang ada di dalam dirinya telah menghilang.

Kita sugesti dia untuk merasakan bahwa kenyamanan dan keringanan yang dirasakan karena hilangnya masalahnya ada di dalam dirinya meningkat rasanya menjadi sekian puluh kali lipat. Dan kita pun biasanya memintanya untuk meningkatkan dalam dirinya, untuk mengunci perasaan bahagianya ini dengan perasaan syukur kepada Allah. Danย  memintanya membaca Hamdalah dan berterima kasih kepada Allah sepenuh hati.

Dan kita memintanya kembali untuk membayangkan pada saat kondisi sepenuhnya sadar bisa menjadi sosok yang bahagia dalam kondisi apapun dan bisa melihat semua masalah dengan cara yang objektif, tenang, dan bisa mengambil keputusan dalam masalah dengan bijaksana. Kita pun kembali memintanya untuk meniatkan sugesti ini sepenuhnya di dalam hatinya dan berdoa sepenuhnya kepada Allah untuk menolongnya menjadikan dirinya jadi pribadi yang lebih baik, bijaksana, dan bersyukur.

Dalam statusmu ada kesan

Menginderakan Kesan

Inilah yang saya maksud dengan memanifestasikan visualisasi atau mungkin dengan beberapa istilah lain materialisasi, atau mungkin juga dengan kata lain mengindrakan sebuah sugesti ke dalam diri kita. Biasanya kesan-kesan terkuat yang biasa diperoleh dari proses hipnoterapi adalah kesan-kesan yang ada di dalam perasaan. Perasaan ini ibarat kunci yang bisa memberikan tanda bahwa sugesti kita sukses atau belum.

Lalu Apa kaitannya dengan status di WA? Terlalu sering membuat status yang mungkin bahagia akan membuat kita semakin bahagia. Kita sedang benar-benar mengindra kan dan mengingatkan pikiran kita untuk mengingat kembali memori memori yang berkaitan dengan kebahagiaan. Kita pun menjadi semakin semangat dan semakin kuat.

Orang yang sering melihat film motivasi akan semakin kuat dan semakin termotivasi dirinya. Menjadi pengingat dirinya untuk senantiasa berpikir positif dan lebih positif. Menjadi evaluasi bagi dirinya agar lebih termotivasi lagi. Kesan-kesan yang ada di film tadi kemudian menempel dan merasuk di dalam jiwa orang-orang yang melihatnya.

status wa

Muatan Energi

Status wa yang kita buat yang diiringi dengan muatan-muatan emosi yang positif akan bekerja pada diri kita sama seperti halnya dengan saat kita melihat film motivasi. Akan dengan mudah kita kemudian menjadi lebih semangat karenanya. Karena sebenarnya kita sering dan tidak menyadari bahwa apa yang kita lihat dan kita dengar seringkali membuat kita semangat saat apa yang kita lihat dan kita dengar tadi sesuai dengan harapan dan keinginan kita.

Semua hal adalah energi

Jika demikian halnya, bagaimana halnya jika prosesnya kita balik dengan sengaja. Dengan mulai membuat status, postingan, dan perkataan-perkataan yang positif. Secara lebih sengaja tentunya. Implikasinya pun akan sama, kita akan menjadi semakin semangat dan positif.

Langkah Kecil

Nilai positif yang kita lakukan menggunakan perkataan, status WA atau apapun itu adalah bentuk-bentuk energi yang kita keluarkan dari pikiran-pikiran kita. Semakin banyak energi positif yang kita keluarkan, maka semakin positif pula diri kita. Semakin banyak hal-hal positif yang bisa kita berikan, semakin positif pula yang kita dapatkan.

Berawal dari hal-hal kecil, kitapun akan mulai terbiasa untuk membiasakan hal-hal besar yang baik juga dan positif juga. Barangkali mungkin hanya status WA, tapi status WA ini adalah hal kecil yang juga bentuknya energi. Energi pikiran yang seharusnya kita kelola menjadi energi positif dan lebih baik. Barangkali dengan sedikit status WA kita akan membuat orang lain jauh lebih semangat dan jauh lebih baik dari pada sebelumnya.

Latihan positif? Yuk dari kecil dulu

Semoga bermanfaat

%d bloggers like this: