08230 23 111 88 infoiwans@gmail.com

Visualisasi Positif. Dalam salah satu Hadis Qudsi disebutkan bawa Allah itu menurut persangkaan hambanya kepada-Nya. Itu artinya apa-apa yang dipersangkakan seorang hamba kepada Allah jadi semua doa yang nantinya akan dikabulkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala. Ini juga berarti menuntut kita untuk senantiasa menjaga hati dan pikiran, menjaga perasaan dan prasangka kita untuk senantiasa bisa positif kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Visualisasi Adalah Blue Print Doa

Dengan prasangka yang positif maka doa yang terpancar dari dalam diri kita, dari dalam hati kita, dari pikiran kita akan senantiasa positif. Frekuensi yang positif ini yang nantinya akan menyebar ke seluruh komponen alam semesta, dan atas izin dan sunnatullah-Nya prasangka dan frekuensi yang dipancarkan dari terwujud dalam kehidupan kita.

Namun masalahnya kita masih sering sekali berprasangka dan berpikiran negatif, baik kepada diri sendiri maupun kepada orang lain. Kita cenderung sulit mengontrol untuk senantiasa berpikir positif. Kita sulit untuk senantiasa berprasangka perasaan positif. Pada akhirnya kita sering larut dalam kondisi kondisi yang sebenarnya membuat kita terpuruk. Semakin jatuh ke dalam dan semakin tidak berdaya.

Membuat Jalan Pintas Husnuzan Dengan Visualisasi Positif

Daya frekuensi dan getaran pikiran

Dalam fisika kuantum, beberapa referensi menyebutkan bahwa pikiran manusia itu memancarkan frekuensi dan energi. Frekuensi-frekuensi ini kemudian akan menarik hal-hal dan benda-benda yang dekat dan ada hubungannya dengan frekuensi tersebut. Ketika frekuensi ini dipancarkan Selaras dan tepat mengenai frekuensi yang dimaksudkan, maka benda, situasi, kondisi, dan orang-orang yang dekat dengan frekuensi ini kemudian mendekat dan ada di sekitaran kita.

Pikiran Menarik Benda Sejenisnya

Sebagai sebuah contoh, ketika kita sedang menyukai sebuah benda. Ambillah contoh pada saat itu kita sedang fokus menyukai berbagai jenis bunga. Entah dari mana datangnya gimana prosesnya, tiba-tiba saja kita kemudian dipertemukan oleh Allah dengan orang-orang yang menyukai bunga juga. Kita kemudian dipertemukan oleh Allah dengan referensi-referensi yang berkaitan dengan bunga-bunga. Mendadak kita di perjalanan dan di tempat-tempat lainnya menemukan berbagai macam bunga. Saat kita browsing kita dapat menemukan banyak sekali jenis bunga-bunga yang indah indah. Begitu luar biasa Allah kemudian menunjukkan kepada kita kecepatan prasangka dan fokus kita mendatangkan apa yang kita inginkan.

Saat kita sedang menyukai bola, tiba-tiba saja kita dipertemukan dengan berbagai macam informasi terkait bola. Mendadak kita ngomong ngobrol dengan teman-teman dengan bola. Semakin banyak informasi tentang bola yang masuk ke dalam diri kita. Semakin mengerti kita tentang informasi akan bola dan dunianya.

Begitulah kiranya Allah ketika mendatangkan benda-benda dengan frekuensinya yang lebih dekat dengan kita.

Maka jangan heran ketika kita kemudian menemukan bahwa orang-orang yang baik berkumpul dengan orang-orang yang baik. Sementara orang-orang yang jahat cenderung berkumpul dengan orang-orang yang jahat. Dan terkadang keduanya akan sangat sulit untuk dipertemukan dalam berbagai sisi kecuali dalam satu sisi yang keduanya menyukai. Misalnya dalam hal hobi dan lainnya. Namun ketika itu berkaitan dengan prinsip, biasanya keduanya akan saling bertolak karena memang tidak akan bisa bersatu satu sama lainnya.

Kebanyakan kita mungkin mengerti betapa pentingnya kita berpikir positif, namun mungkin belum tahu bagaimana cara melatih pikiran dan prasangka kita untuk tetap positif.

Langkah Mudah Membuat Cetak Biru Doa

Salah satu cara yang paling mudah adalah mengawali hari dengan prasangka yang baik, dengan basmalah di pagi hari, dada diawali dengan visually visualisasi positif bagaimana hari itu akan kita lakukan dan kita isi. Kemudian menutup hari itu dengan bacaan Hamdalah.

Visualisasi positif di pagi hari seakan menjadi blue print dan cetak biru yang kita masukkan ke dalam hati dan bawah sadar kita. Kita jadikan blueprint yang kita visualisasikan ini sebagai sebuah doa yang kita panjatkan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Kita jadikan sebagai sebuah permohonan yang nantinya kita harapkan dikabulkan oleh Allah. Visualisasi positif ini juga akan membantu hati kita mengontrol bawah sadar kita dan seluruh anggota tubuh kita. Menggambarkan secara sadar bagaimana hari itu akan kita isi dengan penuh semangat dan cahaya yang positif.

Visualisasi positif ini seakan menjadi sebuah persiapan layaknya persiapan yang dilakukan oleh seorang guru. Persiapan yang dilakukan dalam bentuk sebuah skenario yang ditujukan agar nanti peserta didik akan lebih mudah memahami apa yang diajarkannya. Dengan visualisasi positif ini hari-hari yang akan kita jalani akan cenderung sudah diisi dengan semangat dan energi positif. Jika sebelumnya kita mungkin merasa hari-hari itu kurang menyenangkan, kita bisa mencobanya untuk memulai dengan visualisasi positif. Bagaimana hari itu akan kita isi dengan harapan-harapan dan doa-doa yang kita inginkan.

Trik Visualisasi Positif

Cara termudah untuk visualisasi positif adalah dengan membayangkan apa yang akan kita lakukan hari itu. Merasakan sepenuh hati, merasakan peristiwanya dan pengalamannya. Seakan-akan benar-benar terjadi. Sehingga mungkin panca indera kita bereaksi karenanya.

Jika saat itu memvisualisasikan bahagia, rasakan saat itu bahagianya.

Jika memvisualisasikan kemenangan, gambarkan bagaimana kemenangan itu dan rasakan semangatnya.

Jika memvisualisasikan keberuntungan, gambarkan keberuntungan itu dan bagaimana anda bereaksi bahagia karenanya.

Niatkan dalam hati ini sebagai salah satu wujud doa kita. Menyertainya dengan doa dan permohonan agar Allah mengabulkan.

Akhiri visualisasi positif ini dengan syukur dan pasrah serta merasakan bahagia sekarang. Pasrah seperti saat kita berdoa. Karena sebenarnya ini doa namun doa yang disematkan dalam bentuk prasangka dan energi rasa. Doa tak kasat mata (tidak dilafadzkan) namun power full. Insyaallah.

%d bloggers like this: