TNI AL Pinrang dan Tim Sulsel Tanam 200 Media Karang Pulihkan Ekosistem Laut Suppa

TNI AL Pinrang dan Tim Sulsel Tanam 200 Media Karang Pulihkan Ekosistem Laut Suppa

Berikut daftar lengkap material yang digunakan:

  1. Kendaraan Truk – 1 Unit
  2. Alat Selam – 4 Unit
  3. Kamera Bawah Air – 2 Unit
  4. Swempes – 20 Buah
  5. Tenda Terpal Biru – 1 Lembar
  6. Tali Tambang – 1 Roll
  7. Pelampung Kapsul – 8 Buah
  8. Media Transplantasi – 200 Buah
  9. Tali Tis 20
  10. Tali Tis 39
  11. Katalis
  12. Resin
  13. Cat Anti Karat
  14. Thiner
  15. Kuas
  16. Patok
  17. Gunting Karang
  18. Sarung Tangan
  19. Box Sembako
  20. Keranjang
  21. Talk Powder

Seluruh material tersebut digunakan untuk tahap persiapan, pembuatan media spider, pemasangan bibit karang, serta perlindungan terhadap peralatan dari korosi dan kontaminasi laut.

Pada pukul 08.30 WITA, tim mulai menyiapkan media spider dengan mengoleskan resin epoksi dan melumuri pasir sebagai dasar perekat bibit karang. Sementara tim darat menyiapkan peralatan selam serta logistik lainnya di Home Base Konservasi Penyu Madani.

Sekitar pukul 10.00 WITA, tim darat juga melaksanakan pengisian tabung selam cadangan dan membantu proses pemuatan alat selam serta perlengkapan pendukung ke atas perahu.

Pukul 11.40 WITA, tim penyelam menuntaskan pengambilan bibit karang di laut, yang kemudian disimpan sementara di bibir pantai untuk penjemuran selama 24 jam.

Setelah istirahat, shalat, dan makan siang pada pukul 12.00 WITA, kegiatan dilanjutkan kembali pukul 15.00 WITA. Tim penyelam dan tim darat bersama-sama melaksanakan pengguntingan bibit karang dan pemasangan pada media spider di bibir pantai.

Proses berjalan lancar hingga pukul 17.00 WITA. Seluruh rangkaian kegiatan hari pertama berakhir dengan aman dan tertib. Kegiatan akan dilanjutkan pada hari kedua, Kamis (9/10/2025), mulai pukul 08.00 WITA.

Program ini menjadi langkah nyata dalam memulihkan ekosistem terumbu karang di perairan Pinrang yang terdampak degradasi lingkungan. Sebanyak 200 media transplantasi disiapkan untuk menopang pertumbuhan bibit karang baru.

Selain itu, kegiatan ini mendukung konservasi penyu di kawasan Madani Wiringtasi, yang menjadi lokasi penting peneluran dan pelestarian satwa laut dilindungi.

Kegiatan Transplantasi Terumbu Karang Tahap Kedua ini menunjukkan komitmen kuat TNI Angkatan Laut, khususnya Pos TNI AL Pinrang dan Lantamal VI Makassar, dalam menjaga ekosistem laut Sulawesi Selatan.

Dengan sinergi lintas instansi, konservasi laut diharapkan terus berlanjut dan menjadi contoh program pelestarian lingkungan pesisir berbasis masyarakat di Indonesia Timur. (***)

 

Bagikan: