TNI AL Survei Pembangunan Jembatan Desa Terpencil di Pinrang, Dukung Akses Aman Warga

TNI AL Survei Pembangunan Jembatan Desa Terpencil di Pinrang, Dukung Akses Aman Warga

SUARATA, PINRANG — TNI Angkatan Laut melalui Kadister Steral Kodaeral VI Makassar melakukan kunjungan kerja ke Pos TNI AL Pinrang, Kamis (25/12/2025), untuk melaksanakan survei rencana pembangunan jembatan di desa terpencil guna menjamin keamanan dan akses mobilitas warga.

Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan TNI AL terhadap program percepatan pembangunan infrastruktur nasional sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto.

Kunjungan kerja tersebut berlangsung di Mako Pos TNI AL Pinrang, Dusun Tana Milie, Desa Ujung Labuang, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang, dimulai pukul 13.30 WITA. Rombongan dipimpin langsung oleh Kadister Steral Kodaeral VI Makassar, Letkol Marinir Kiagus Fauzan Azima, S.Sos., S.A.P., M.Tr.Opsla, bersama sejumlah staf.

Rombongan disambut oleh Danpos TNI AL Pinrang, Letda Laut (P) Walno, beserta personel Posal dan pejabat desa setempat. Dalam pertemuan awal, Kadister Steral Kodaeral VI menyampaikan maksud kunjungan untuk membantu proses pembangunan maupun perbaikan jembatan kayu yang selama ini menjadi akses vital masyarakat desa.

Survei ini sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto terkait percepatan pembangunan sekitar 300 ribu jembatan di daerah terpencil di seluruh Indonesia. Program tersebut bertujuan menjamin keamanan akses warga, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung kelancaran pendidikan siswa di wilayah pelosok dengan melibatkan peran aktif TNI–Polri.

Pemerintah desa menyambut baik rencana tersebut. Kepala Desa Wiringtasi, Andi Abbas, S.H., menyampaikan dukungan penuh dan kesiapan pemerintah desa untuk terlibat dalam proses pembangunan atau renovasi jembatan yang direncanakan.

Sekitar pukul 15.10 WITA, rombongan bergeser menuju lokasi jembatan kayu yang akan direnovasi. Di lokasi, tim melaksanakan survei teknis meliputi pengukuran panjang jembatan, pengecekan kondisi fisik bangunan, serta pengambilan titik koordinat lokasi.

Hasil survei ini akan menjadi bahan acuan untuk dipaparkan kepada Bupati Pinrang sebagai bagian dari tahapan perencanaan pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut.

Rangkaian kegiatan survei selesai sekitar pukul 16.00 WITA dan berlangsung dalam keadaan aman serta lancar. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal percepatan pembangunan jembatan di desa terpencil Pinrang, sekaligus memperkuat sinergi antara TNI AL, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam meningkatkan keselamatan serta kesejahteraan warga ke depan. (***)

Bagikan: