Abdul Hayat Gani Lanjutkan Estafet Kepemimpinan Parepare

Abdul Hayat Gani Lanjutkan Estafet Kepemimpinan Parepare

SUARATA.Com,PAREPARE–Proses serah terima jabatan Penjabat (Pj) Wali Kota Parepare sukses digelar di Auditorium Bj Habibie, Kamis malam (19/9/2024).

Kegiatan yang berlangsung penuh sukacita itu dihadiri Sekertaris Daerah, Husni Syam, dan Staf Ahli Walikota, Asisten Setda, Kepala SKPD, Direktur PDAM Tirta Karajae, Kabag Setdako, Camat, Lurah beserta Kepada UPTD.

Hadir pula para jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) lingkup wilayah Kota Parepare.

Dalam momen itu, Akbar Ali sebagai Pj Walikota sebelumnya, menyerahkan jabatannya kepada Abdul Hayat Gani sebagai Pj Walikota Parepare yang baru.

Melalui sambutannya, Akbar Ali memaparkan capaian selama 10 bulan masa jabatannya.

“Inflasi kita saat ini berada di angka 2,22 persen, stunting mengalami penurunan signifikan, dan investasi meningkat pesat,” ujarnya.

Ia mencontohkan masuknya kapal kargo Meratus yang memaksimalkan sektor jasa di Pelabuhan sebagai bukti peningkatan investasi.

Ali juga menyoroti pemanfaatan aset kota, termasuk rencana pengembangan eks CU dan Pasar UMKM yang diharapkan menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi.

Terkait Pilkada, ia menegaskan bahwa anggaran telah disalurkan sepenuhnya.

Mengenai kebijakan kontroversial penyewaan Pare Beach, Ali menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan rekomendasi dari BPK.

“Kalau saya tidak laksanakan, artinya saya tidak mengikuti perintah negara,” tegasnya.

Sementara itu, Penjabat Walikota baru, Abdul Hayat Gani, menekankan pentingnya fokus pada tiga isu utama yakni Pilkada, stunting, dan inflasi.

“Kita harus lebih melihat bagaimana kondisi pilkada, stunting, dan inflasi yang ada di Parepare,” katanya.

Gani juga berkomitmen untuk memastikan kinerja ASN berada di jalur yang benar.

Ia menekankan komitmen kuat Pemkot Parepare dalam mensukseskan Pilkada, sambil mengingatkan pentingnya netralitas ASN.

Termasuk menyoroti pentingnya penanganan inflasi untuk meningkatkan daya beli masyarakat dan penanganan stunting untuk memenuhi target nasional.(*)

Bagikan: