FGD Mahasiswa KKN-PK Unhas Dorong Praktik Sehat Hewan Ternak di Desa Pa’jukukang Bantaeng
SUARATA.Com,BANTAENG–Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Hasanuddin Angkatan 67 menggelar Focus Group Discussion (FGD), dan Aksi Pemberian Vitamin untuk Ternak di Desa Pa’jukukang, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, pada Senin, (21/7/2025).
Salah seorang mahasiswa KKN-PK Unhas Prodi Kedokteran Hewan, St. Umrah mengatakan, kegiatan tersebut diinisiasi sebagai wujud keterlibatan mahasiswa, dalam upaya memberdayakan peternak lokal.

“Jadi pola yang kita gunakan itu door-to-door atau datang langsung ke rumah warga. Kami sengaja memilih langkah ini sebab untuk memastikan para peternak memahami manajemen pemeliharaan yang baik, dan pentingnya pemberian vitamin dalam menjaga produktivitas serta kesehatan hewan ternak mereka,” ungkap Umrah sapaannya.
Melalui kegiatan tersebut, sambungnya, mahasiswa KKN-PK Unhas telah menyasar sebanyak 16 peternak, baik peternak sapi, kuda, maupun kambing yang ada di Desa Pa’jukukang Bantaeng.
Diketahui, pelaksanaan program FGD ini dilatari oleh hasil observasi lapangan mahasiswa, yang merangkum berbagai kendala dan masalah yang kerap dialami peternak, dalam menangani kondisi kesehatan hewan ternaknya.
“Setelah kami observasi lapangan, ternyata cukup banyak permasalahan yang dihadapi peternak di desa ini. Mulai dari kekurangan nutrisi pada hewan ternak, kendala dalam mengatur siklus reproduksi, hingga tingginya angka kejadian Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang ternak milik warga,” ujarnya.
“Sehingga, setelah data kami kumpulkan, segera kita mulai lakukan langkah awal dan edukasi menggunakan leaflet informatif. Kami sampaikan berbagai materi tentang peran nutrisi, vitamin, dan sanitasi dalam membangun kekebalan tubuh serta meningkatkan produktivitas ternak. Hingga pendampingan peternak dalam pemberian vitamin, obat anti-cacing, dan trypi kepada seluruh hewan ternak milik warga,” jelas Umrah.
Melalui kegiatan tersebut, ia berharap agar praktik sehat hewan ternak yang telah dilakukan, dapat terus diterapkan oleh masyarakat lokal.
Karena selain mewujudkan hewan ternak yang sehat, langkah ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan peternak Desa Pa’jukukang.(*)

