Remaja 14 Tahun Ditikam OTK di Wonomulyo, Polisi Buru Pelaku

Remaja 14 Tahun Ditikam OTK di Wonomulyo, Polisi Buru Pelaku

SUARATA, POLMAN — Seorang remaja bernama Rauf (14) menjadi korban penusukan oleh sekelompok orang tak dikenal pada Sabtu malam (25/4/2026) di Dusun Jombang, Desa Sugiwaras, Kecamatan Wonomulyo, Polewali Mandar. Korban ditikam saat berada di atas bentor bersama rekannya dan kini dirawat di RS Pratama Wonomulyo.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 23.30 WITA saat korban bersama Muh. Taufan Alfarisi (14) sedang berada di depan rumah warga, dekat Masjid Al-Amin Jombang. Tiba-tiba, sekelompok remaja datang dari arah utara dan mendekati mereka hingga memicu kepanikan.

Merasa terancam, Rauf berusaha melarikan diri. Namun, ia dikejar hingga ke area masjid dan ditikam satu kali oleh pelaku pada bagian paha kanan.

Sementara itu, rekannya Muh. Taufan Alfarisi berhasil menyelamatkan diri dengan cara memanjat menara masjid untuk menghindari kejaran pelaku.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius dan segera dilarikan ke RS Pratama Wonomulyo untuk mendapatkan penanganan medis.

Kapolsek Urban Wonomulyo, AKP Sandy Indrajatiwiguna, S.I.K., mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Setelah menerima laporan, personel langsung menuju lokasi. Kami sempat menemukan sekelompok remaja di jalan poros Majene, namun mereka melarikan diri. Kami mengamankan dua unit kendaraan yang diduga terkait,” ujarnya.

Personel yang dipimpin KSPK bersama Panit Opsnal juga langsung melakukan patroli di sekitar lokasi kejadian untuk mempersempit ruang gerak pelaku.

Selain melakukan olah TKP, polisi juga mendatangi rumah sakit untuk memastikan kondisi korban serta menggali keterangan dari saksi-saksi di lokasi kejadian.

AKP Sandy Indrajatiwiguna, S.I.K. menambahkan bahwa pihaknya saat ini masih mendalami rekaman CCTV di sekitar lokasi sebagai bagian dari proses penyelidikan.

“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku. Rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian akan kami dalami sebagai bagian dari proses penyidikan,” tambahnya.

Panit II Opsnal Polsek Wonomulyo, AIPTU Ahmad Susanto, SH, mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

Ia juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi anak-anak, khususnya pada malam hari, guna mencegah kejadian serupa terulang.

Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan dan pelaku masih dalam pengejaran aparat kepolisian. Insiden ini menjadi peringatan serius akan meningkatnya potensi kekerasan remaja di ruang publik, terutama pada malam hari. (***)

Bagikan: