Hakordia 2025 Parepare: Kreativitas Pelajar Warnai Lomba Anti Korupsi

Hakordia 2025 Parepare: Kreativitas Pelajar Warnai Lomba Anti Korupsi

SUARATA, PAREPARE — Puluhan pelajar SMP di Kota Parepare berkompetisi dalam tiga kategori lomba pada rangkaian peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025 yang digelar Kejaksaan Negeri Parepare. Seluruh pemenang diumumkan langsung setelah rangkaian perlombaan dinyatakan selesai. Kamis, (27/11/2025).

Aula Kejaksaan Negeri Parepare sejak pagi dipadati peserta, guru pendamping, hingga orang tua yang hadir menyaksikan jalannya perlombaan. Kegiatan ini menghadirkan tiga kategori lomba: Cerdas Cermat Anti Korupsi, Pidato Anti Korupsi, dan Yel-Yel Anti Korupsi.

Kepala Kejaksaan Negeri Parepare, Darfiah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan sekolah yang berpartisipasi. Ia menegaskan pentingnya menanamkan nilai integritas sejak usia sekolah.

“Pelajar adalah calon pemimpin masa depan. Karena itu, pemahaman tentang integritas dan bahaya korupsi harus dikenalkan sejak bangku sekolah. Lomba ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi sarana menumbuhkan keberanian, kejujuran, dan kepedulian terhadap nilai antikorupsi,” ujarnya.

Pada kategori Cerdas Cermat Anti Korupsi, SMP Islam Daru Anwaaril Firdaus Parepare meraih Juara I, disusul MTsN Parepare sebagai Juara II, dan SMPN 12 Parepare sebagai Juara III. Hadiah diserahkan langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Parepare.

Kategori Pidato Anti Korupsi dimenangkan oleh SMPN 2 Parepare sebagai Juara I, SMPN 1 Parepare sebagai Juara II, dan SMP Islam Daru Anwaaril Firdaus mengambil posisi Juara III. Hadiah diberikan oleh Kepala Seksi Intelijen Kejari Parepare.

Sementara pada kategori Yel-Yel Anti Korupsi, SMPN 9 Parepare keluar sebagai Juara I, diikuti SMPN 10 Parepare sebagai Juara II, dan SMPN 1 Parepare sebagai Juara III. Penyerahan hadiah pada kategori ini dilakukan oleh perwakilan panitia, Syahrul.

SMP Islam Daru Anwaaril Firdaus menjadi salah satu peserta paling menonjol setelah meraih Juara I pada Cerdas Cermat dan masuk tiga besar pada kategori Pidato.

Selama kegiatan berlangsung, kreativitas para peserta menjadi sorotan, terutama pada kategori yel-yel. Gerakan, lirik, hingga pesan antikorupsi ditampilkan dengan inovatif dan penuh semangat.

Ketua panitia mengapresiasi keterlibatan seluruh peserta. “Anak-anak menunjukkan pemahaman yang baik tentang integritas. Kreativitas mereka, terutama dalam kategori yel-yel, sangat menginspirasi,” ujarnya.

Usai seluruh kategori lomba dinyatakan selesai, panitia langsung mengumumkan pemenang. Pembagian hadiah berlangsung tertib dan disambut antusias peserta serta guru pendamping.

Para juara pertama dari masing-masing kategori akan mewakili Kota Parepare pada lomba tingkat provinsi di Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan pada 8 Desember 2025.

Panitia berharap kegiatan ini menjadi momentum berkelanjutan untuk memperkuat karakter generasi muda yang jujur dan berintegritas.

Lomba Hakordia 2025 di Parepare tidak hanya menghasilkan para juara, tetapi juga mempertegas komitmen penanaman budaya antikorupsi di lingkungan pendidikan. Agenda serupa diharapkan terus berlanjut sebagai upaya membentuk generasi yang menjunjung nilai kejujuran dan integritas. (***)

Bagikan: