Kakan Kemenag Pinrang: Pesantren Bentuk Generasi Unggul di Momen Isra Mi’raj 1447 H
SUARATA, PINRANG — Pondok Pesantren (Ponpes) Ittihadiyah Tanreassona menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang dirangkaikan dengan Wisuda Ke-2 Al Miftahul Ulum, Sabtu (31/01/2026), dengan mengusung tema “Wisuda dalam Spirit Isra Mi’raj Menuju Generasi Unggul.”
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini diawali dengan laporan Direktur Ponpes Ittihadiyah Tanreassona, Mardia Said, dan dihadiri para santri, wali santri, tokoh agama, serta tamu undangan. Momentum ini menjadi ajang refleksi spiritual sekaligus apresiasi atas capaian akademik santri Al Miftahul Ulum.

Wisuda Ke-2 ini menandai komitmen pesantren dalam mencetak generasi berilmu, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan zaman dengan bekal spiritual yang kuat.
Acara menghadirkan Syekh Murtadha Mas’ud Ahmad, Lc., MA, ulama dari Universitas Al Azhar Cairo, Mesir, yang menyampaikan doa dan tausiyah. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya meneladani nilai-nilai Isra Mi’raj sebagai fondasi pembentukan karakter dan keilmuan generasi muda Islam.
Menurutnya, Isra Mi’raj bukan sekadar peristiwa historis, tetapi sumber inspirasi spiritual yang relevan dalam kehidupan santri, khususnya dalam menumbuhkan kedisiplinan ibadah dan akhlak mulia.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pinrang, H. Muhammad Idris Usman, yang turut hadir sebagai pembawa hikmah Isra Mi’raj, mengajak para orang tua untuk semakin yakin menyekolahkan anak-anaknya di pondok pesantren.
“Yakinkan anak-anak kita untuk menimba ilmu di pondok pesantren. Di ponpes, selain diajarkan ilmu agama, para santri juga dibekali ilmu pengetahuan umum sebagai bekal menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa hikmah utama Isra Mi’raj adalah proses penyucian rohani, terutama bagi para santri sebagai generasi penerus bangsa.
Dalam sambutannya, Kakan Kemenag Pinrang juga mengutip kearifan lokal Bugis, “Naiya paddisengengnge papolei abbatireng nennia asogireng,” yang bermakna bahwa ilmu pengetahuan melahirkan kecerdasan dan kemuliaan.
“Akhlak anak-anak kita harus menjadi prioritas utama. Akhlak yang baik adalah harta yang luar biasa dan bekal terbaik dalam kehidupan,” tegasnya.
Peringatan Isra Mi’raj yang dirangkaikan dengan Wisuda Ke-2 Al Miftahul Ulum ini menjadi momentum strategis bagi Ponpes Ittihadiyah Tanreassona untuk terus memperkuat peran pesantren dalam mencetak generasi unggul, berilmu, dan berakhlak, sejalan dengan nilai-nilai luhur ajaran Islam dan tuntutan masa depan. (***)

