TNI AL Sosialisasikan Penerimaan Prajurit 2026 di SMA Negeri 4 Pinrang, Seleksi Gratis dan Transparan
SUARATA, PINRANG – Personel Pos TNI AL (Posal) Pinrang melaksanakan sosialisasi Penerimaan Calon Prajurit TNI Angkatan Laut Tahun Anggaran 2026 di SMA Negeri 4 Pinrang, Kecamatan Suppa, Kamis (12/2/2026) pukul 09.00 WITA. Kegiatan ini bertujuan menjaring bibit unggul daerah sekaligus menegaskan bahwa proses seleksi dilaksanakan secara bersih, transparan, dan gratis tanpa pungutan biaya.
Kegiatan berlangsung di Dusun Karaballo, Kelurahan Watang Suppa, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang, dan diikuti siswa kelas XII A, B, dan C.

Dari unsur TNI AL hadir Serda Bah Sabaruddin Amin (Ur. Binpotmar 2 Posal Pinrang), Kopda Mar Sumarlin A (Ur. Intelijen 2 Posal Pinrang), serta Kld Bah Thomas Sarius Novan (Caraka Posal Pinrang). Sementara pihak sekolah diwakili Wakasek Kesiswaan Hj. Rismawati, S.Pd., M.Pd., dan Wakasek Humas Tarbiyah, S.Pd., M.Pd.
Dalam sambutannya, Hj. Rismawati menyampaikan apresiasi atas kehadiran TNI AL yang dinilai memberikan motivasi dan wawasan karier strategis bagi siswa menjelang kelulusan.
Materi pertama disampaikan oleh Kopda Mar Sumarlin A yang menitikberatkan pada motivasi diri, pengenalan korps, serta prospek karier dan pengabdian di lingkungan TNI AL. Ia menegaskan bahwa menjadi prajurit bukan sekadar profesi, tetapi bentuk pengabdian nyata kepada bangsa dan negara.
Sesi berikutnya diisi oleh Serda Bah Sabaruddin Amin yang memaparkan aspek teknis penerimaan, mulai dari tata cara pendaftaran, validasi administrasi, persyaratan fisik dan kesehatan, hingga tahapan seleksi. Ditekankan bahwa seluruh proses rekrutmen dilaksanakan secara bersih, transparan, dan tidak dipungut biaya.
Sesi diskusi dan tanya jawab dimanfaatkan siswa untuk menggali informasi lebih lanjut, termasuk kendala administratif dan strategi persiapan fisik menghadapi tahapan seleksi.
Komandan Posal Pinrang, Letda Laut (P) Walno, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari perpanjangan tangan Disminpers Koarmada VI Makassar dalam strategi “jemput bola” untuk menjaring calon prajurit potensial di daerah.
Keterlibatan unsur intelijen dalam sosialisasi juga dimaksudkan untuk memberikan pemahaman utuh mengenai integritas proses seleksi, sekaligus mengantisipasi potensi praktik percaloan di wilayah Pinrang.
Respon siswa terpantau positif, terutama terhadap materi motivasi yang membangkitkan semangat patriotisme dan minat untuk mengabdi melalui jalur militer.
Kegiatan berakhir pukul 10.00 WITA dan ditutup dengan sesi foto bersama antara personel Posal Pinrang, jajaran guru, dan siswa sebagai dokumentasi resmi.
Sosialisasi ini diharapkan menjadi pintu awal pembinaan berkelanjutan terhadap siswa yang menyatakan minat serius mengikuti seleksi. Ke depan, Posal Pinrang disarankan melakukan pendataan awal calon pendaftar dan memperkuat koordinasi dengan Disminpers Koarmada VI guna sinkronisasi kuota penerimaan Tahun Anggaran 2026.
Dengan pendekatan edukatif, transparan, dan proaktif, TNI AL optimistis dapat menjaring generasi muda Pinrang yang berintegritas dan siap mengabdi kepada negara. (***)

