Monitoring LPG 3 Kg di Maritengngae dan Tellu Limpoe, Stok Aman Harga Disorot

Monitoring LPG 3 Kg di Maritengngae dan Tellu Limpoe, Stok Aman Harga Disorot

SUARATA, SIDRAP – Tim Koordinasi Pembinaan dan Pengawasan Pendistribusian Tabung Subsidi LPG 3 Kg Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) melakukan monitoring ketersediaan dan harga di tingkat pangkalan, Kamis (26/2/2026). Hasilnya, stok dinyatakan aman, namun ditemukan harga di luar pangkalan menembus Rp30.000 per tabung.

Monitoring dilakukan di dua kecamatan, yakni Maritengngae dan Tellu Limpoe. Di Maritengngae, tim memantau enam pangkalan, sementara di Tellu Limpoe terdapat tiga pangkalan yang menjadi objek peninjauan.

Kegiatan dipimpin Kabag Administrasi Perekonomian dan SDA Setda Sidrap, Haris Alimin, serta dihadiri Anggota DPRD Sidrap H. Andi Sugiarno Bahri, Kabid Pengembangan Perdagangan Disdagrin Sidrap Irwin Hatibu, dan jajaran terkait lainnya.

Haris Alimin menyampaikan, berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, ketersediaan LPG 3 Kg di tingkat pangkalan masih mencukupi dan distribusi berjalan lancar tanpa indikasi kelangkaan.

Meski stok aman, tim menemukan variasi harga di lapangan. Pada tingkat pangkalan, harga LPG 3 Kg berkisar antara Rp18.500 hingga Rp20.000 per tabung.

Namun di tingkat kios atau pengecer di luar pangkalan, harga ditemukan lebih tinggi, yakni Rp23.000 hingga Rp25.000 per tabung, bahkan ada yang mencapai Rp30.000 per tabung.

Haris menjelaskan, sesuai Peraturan Gubernur Nomor 11 Tahun 2021, harga eceran tertinggi (HET) LPG 3 Kg ditetapkan sebesar Rp18.500 per tabung. Karena itu, pemerintah daerah akan terus melakukan pembinaan, pemantauan, dan pengawasan agar harga di masyarakat tetap wajar dan terkendali.

“Kegiatan ini akan terus kami lakukan agar pada bulan suci Ramadan 1447 Hijriah masyarakat dapat memperoleh LPG 3 Kg dengan mudah dan sesuai ketentuan,” ujarnya.

Sementara itu, Andi Sugiarno Bahri berharap monitoring dan pengawasan semakin diintensifkan selama bulan Ramadan guna menjaga kestabilan harga.

“Kami dari Komisi II berharap dalam bulan Ramadan terus diintensifkan kegiatan monitoring dan pengawasan untuk menjamin kestabilan harga agar kebutuhan masyarakat aman dan tidak terjadi keresahan dalam bulan puasa, sehingga masyarakat dapat melaksanakan ibadah dengan tenang,” terangnya.

Ia juga mengapresiasi jajaran Bagian Ekonomi Setda Sidrap dan seluruh stakeholder atas pelaksanaan monitoring tersebut.

Saat ini terdapat enam agen penyalur LPG 3 Kg di Kabupaten Sidrap. Pemerintah daerah berharap kerja sama dengan para agen terus diperkuat guna mendukung pembinaan dan penertiban pangkalan.

Dengan stok yang terpantau aman, pemerintah daerah kini fokus memastikan harga LPG 3 Kg tetap sesuai HET selama Ramadan 1447 Hijriah agar kebutuhan masyarakat tetap stabil. Intensifikasi pengawasan diprediksi terus dilakukan guna mencegah lonjakan harga di tingkat pengecer serta menjaga ketenangan masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa. (***)

Bagikan: