29 Rumah Hangus, Kerugian Capai Rp3 Miliar akibat Kebakaran di Polman
SUARATA, POLMAN – Kebakaran hebat melanda Dusun Kampung Tulu, Desa Galung Tulu, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar, Sabtu (28/2/2026) sekitar pukul 21.00 WITA, menghanguskan 29 rumah dan menyebabkan total 37 unit terdampak. Peristiwa diduga dipicu ledakan tabung gas elpiji dari dapur salah satu rumah warga dengan kerugian ditaksir mencapai Rp3 miliar.
Api dengan cepat merambat karena jarak antar rumah yang berdekatan di kawasan padat penduduk. Warga sempat mendengar suara ledakan sebelum kobaran api membesar dan sulit dikendalikan.

Menindaklanjuti laporan masyarakat, personel gabungan Piket Fungsi Polres Polewali Mandar yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Budi Adi, S.H., S.Sos., M.H., didampingi Kasat Intelkam IPTU Haspar, S.H., langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kapolres Polman AKBP Anjar Purwoko, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kasat Reskrim Polres Polman AKP Budi Adi menegaskan penyelidikan masih berlangsung guna memastikan penyebab pasti kebakaran.
“Kami telah melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi. Dugaan sementara api berasal dari dapur rumah warga dan sempat terjadi ledakan yang diperkirakan dari tabung gas. Namun untuk penyebab pastinya masih dalam proses penyelidikan,” ujar AKP Budi Adi.
Proses pemadaman melibatkan 10 unit mobil pemadam kebakaran, terdiri dari tujuh unit dari Kabupaten Polewali Mandar dan tiga unit dari Kabupaten Majene. Petugas menghadapi kendala akses jalan sempit sehingga armada kesulitan menjangkau titik api secara cepat.
Berdasarkan pendataan bersama aparat Desa Galung Tulu, sebanyak 37 unit rumah terdampak. Rinciannya, 29 rumah hangus terbakar, lima rumah rusak berat, dan tiga rumah rusak ringan.
Besarnya jumlah rumah yang terbakar dipicu konstruksi bangunan yang sebagian besar berbahan mudah terbakar dan berdempetan. Api dengan cepat menjalar sebelum berhasil dikendalikan petugas.
Sebagai langkah tanggap darurat, kepolisian berkoordinasi dengan BNPB Kabupaten Polewali Mandar, Dinas Sosial, serta Brimob Kompi IV Batalyon A Pelopor Polman untuk mendirikan posko dan dapur umum.
Fasilitas tersebut disiapkan guna memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak, termasuk penyediaan makanan sahur di bulan Ramadan.
Hingga kini situasi di lokasi kebakaran terpantau aman dan kondusif. Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan lanjutan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran, sementara pemerintah daerah fokus pada penanganan darurat dan pendataan kerugian warga. (***)

