Inspektorat Sulsel dan TNI AL Tinjau Kesiapan Transplantasi Terumbu Karang di Teluk Parepare

Inspektorat Sulsel dan TNI AL Tinjau Kesiapan Transplantasi Terumbu Karang di Teluk Parepare

SUARATA, Pinrang — Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Transplantasi Terumbu Karang Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2025 melakukan kunjungan lapangan ke Perairan Teluk Parepare, Selasa (7/10/2025). Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan tahap kedua transplantasi karang yang digagas oleh Disteral Koarmada II bersama Pos TNI AL Pinrang.

Kunjungan Tim Monev dari Inspektorat Daerah Provinsi Sulawesi Selatan tersebut dipusatkan di Mako Pos TNI AL Pinrang, Dusun Tanamilie, Desa Ujung Labuang, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang.

Mereka diterima langsung oleh Kabid Transplantasi Letkol Laut (K/W) Rindang Y., Amd., S.Kep didampingi Danposal Pinrang Letda Laut (P) Walno.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan (CDK) Ajatappareng Sukmawati Gaffar, S.ST.Pi., M.Si. bersama delapan stafnya, serta jajaran Inspektorat Daerah Provinsi Sulsel yang dipimpin oleh Marwan Mansyur, SH., MH. (Penanggung Jawab Tim), Syamsul S., ST (Wakil Penanggung Jawab), Antare, S.Sos., CFrA (Pengendali Teknis), dan Andi Rosariah Thamrin, ST., MAP. (Ketua Tim) beserta dua anggota.

Sekitar pukul 16.10 WITA, tim melakukan pengecekan langsung di Perairan Teluk Parepare, mencakup kesiapan media transplantasi karang, ketersediaan bibit, kondisi air, serta titik lokasi yang akan digunakan.

Dari hasil evaluasi, tim menyatakan bahwa ekosistem laut dan kondisi perairan masih sangat mendukung untuk pelaksanaan tahap kedua program transplantasi.

“Teluk Parepare dinilai masih memiliki ekosistem bawah laut yang sehat dan ideal bagi kelangsungan hidup terumbu karang. Karena itu, lokasi ini tetap direkomendasikan,” demikian hasil evaluasi tim yang diumumkan di Mako Posal Pinrang.

Program transplantasi terumbu karang ini merupakan bagian dari upaya pelestarian ekosistem laut dan peningkatan keanekaragaman hayati di wilayah Ajatappareng.

Kegiatan tersebut juga menjadi bentuk sinergi antara Inspektorat Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Dinas Kelautan dan Perikanan, serta TNI AL dalam menjaga keberlanjutan sumber daya kelautan.

Setelah melaksanakan seluruh rangkaian kegiatan, tim Monev pamit kembali ke Kota Makassar pukul 17.30 WITA. Selama kegiatan berlangsung, seluruh proses berjalan dengan aman dan terkendali.

Hasil evaluasi menyatakan bahwa Perairan Teluk Parepare layak menjadi lokasi tahap kedua transplantasi terumbu karang, membuka peluang besar bagi penguatan program konservasi laut di Sulawesi Selatan. Ke depan, sinergi lintas lembaga diharapkan terus berlanjut untuk menjaga kelestarian ekosistem bawah laut yang menjadi aset penting daerah.

Bagikan: