Hantam Beton, Minibus Anggota DPRD Sulbar Terbalik di Jalan Trans Sulawesi
SUARATA || Majene, 12 November 2025 — Sebuah minibus yang ditumpangi anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Andi Nurul Fathiyah, S.H, terbalik di jalan Trans Sulawesi, Rabu dini hari. Kecelakaan tunggal itu terjadi di Km 77 Lingkungan Pao-Pao, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, dan menyebabkan kendaraan ringsek parah.
Kapolsek Malunda Iptu Antonius mengungkapkan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 01.30 Wita. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), minibus hitam yang dikemudikan Masrur (37), warga Kelurahan Labuang Utara, Kecamatan Banggae Timur, melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Majene menuju Mamuju.
“Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan menabrak beton di bawah bahu jalan. Pengemudi kehilangan kendali hingga mobil terbalik di tengah jalan,” jelas Iptu Antonius, Rabu siang.
Benturan keras membuat bodi kendaraan ringsek parah. Polisi menduga faktor kecepatan tinggi dan medan jalan yang menurun menjadi penyebab utama kecelakaan. Akibat kecelakaan itu, pengemudi mengalami luka di telapak tangan, alis, dan kepala. Sementara Andi Nurul Fathiyah, yang duduk di kursi penumpang depan, mengalami luka lecet di tangan dan mengeluhkan sakit kepala.
Petugas Polsek Malunda yang tiba di lokasi segera mengevakuasi kedua korban ke Puskesmas Malunda untuk mendapat perawatan medis. “Barang bukti kendaraan sudah diamankan di Mapolsek Malunda untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” tambah Kapolsek.
Jalur Trans Sulawesi, khususnya di wilayah Majene–Mamuju, dikenal memiliki banyak tikungan tajam dan turunan curam. Warga sekitar menyebut kawasan Km 77 sering menjadi titik rawan kecelakaan, terutama pada malam hari saat penerangan jalan minim.
Polisi mengimbau pengendara agar lebih berhati-hati dan menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan, terutama di waktu malam atau saat hujan deras. Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap kondisi kendaraan serta mencari saksi yang melihat langsung peristiwa tersebut. Kerugian materi akibat kecelakaan ditaksir mencapai Rp30 juta.
Peristiwa kecelakaan tunggal yang menimpa anggota DPRD Sulbar Andi Nurul Fathiyah di jalur Trans Sulawesi menjadi pengingat akan tingginya risiko berkendara di kawasan dengan medan jalan menurun dan minim penerangan. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian ini menegaskan pentingnya kewaspadaan dan pengendalian kecepatan saat melintas di jalur lintas provinsi yang rawan kecelakaan. (***)

