Warga Campalagian Ditemukan Gantung Diri, Polisi Pastikan Tidak Ada Unsur Pidana
SUARATA, POLMAN – Personel Sat Reskrim Polres Polewali Mandar bersama Polsek Campalagian menangani kasus dugaan bunuh diri seorang pria berusia 32 tahun yang ditemukan meninggal dunia di rumahnya, Kecamatan Campalagian, pada Sabtu (24/01/2026) malam.
Korban berinisial M, seorang wiraswasta, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dan peristiwa tersebut langsung ditangani aparat kepolisian guna memastikan penyebab kematian.

Mendapatkan laporan dari masyarakat, petugas kepolisian segera mendatangi lokasi kejadian. Penanganan TKP dipimpin langsung oleh Kapolsek Campalagian IPTU H. Harifuddin, S.Sos., didampingi Kaur Identifikasi Sat Reskrim Polres Polewali Mandar AIPTU Mayung Arifin, S.H.
Petugas melakukan pengamanan lokasi, pemeriksaan awal, serta pendataan saksi-saksi yang pertama kali mengetahui kejadian tersebut.
Berdasarkan keterangan saksi dan hasil pemeriksaan medis dari pihak Puskesmas Katumbangan, korban ditemukan mengalami luka jeratan pada bagian leher.
Namun, dari hasil pemeriksaan awal tersebut, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan lain yang mengarah pada dugaan tindak pidana.
Kasat Reskrim Polres Polewali Mandar AKP Budi Adi, S.H., S.Sos., M.H. menjelaskan bahwa seluruh prosedur standar kepolisian telah dilakukan dalam penanganan kasus tersebut.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan keterangan saksi, tidak ditemukan adanya indikasi tindak pidana. Pihak keluarga juga menolak dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan resmi,” ujar AKP Budi Adi.
Ia menambahkan bahwa kepolisian tetap menghormati keputusan keluarga korban yang memilih untuk segera melakukan proses pemakaman sesuai dengan ketentuan agama.
Dengan tidak ditemukannya unsur pidana serta adanya penolakan autopsi dari pihak keluarga, kasus dugaan bunuh diri tersebut dinyatakan ditangani secara prosedural dan selanjutnya diserahkan kepada keluarga untuk proses pemakaman. Kepolisian tetap mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi sosial dan kesehatan mental di lingkungan sekitar. (***)

