Shifan Rajab Evano Juara 3 Tahfidz Festival Ramadhan SD Terpadu Rama

Shifan Rajab Evano Juara 3 Tahfidz Festival Ramadhan SD Terpadu Rama

SUARATA, MAKASSAR — Shifan Rajab Evano meraih Juara 3 Lomba Tahfidz Kelas Rendah dalam Festival Ramadhan yang digelar SD Terpadu Rama pada 24 Februari hingga 3 Maret 2026 di Kota Makassar. Prestasi tersebut dibuktikan melalui sertifikat resmi yang ditandatangani Kepala Sekolah Qurnia, S.Pd., dan Ketua Panitia Resky Nursetiawati, S.Pd.

Shifan dinyatakan sebagai peraih peringkat ketiga pada kategori tahfidz kelas rendah dalam ajang internal sekolah yang menjadi bagian dari peringatan Ramadhan 1447 Hijriah.

Festival Ramadhan merupakan agenda tahunan SD Terpadu Rama yang difokuskan pada penguatan karakter religius siswa. Lomba tahfidz menjadi salah satu kegiatan utama yang menitikberatkan pada kualitas hafalan, ketepatan tajwid, serta keberanian tampil.

Selain tahfidz, panitia juga menggelar sejumlah cabang lomba lain untuk siswa kelas rendah, di antaranya lomba azan, hafalan doa harian, mewarnai islami, serta pildacil (pemilihan dai cilik). Rangkaian kegiatan ini dirancang untuk melatih kedisiplinan, kreativitas, serta membangun kepercayaan diri peserta didik.

Tema yang diusung tahun ini adalah “Bersama Meraih Berkah Ramadhan”, yang menjadi semangat dalam menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak usia sekolah dasar.

Lomba tahfidz diikuti siswa internal sekolah dengan mekanisme penilaian oleh panitia yang telah ditunjuk. Sertifikat penghargaan menjadi bukti resmi atas capaian peserta dalam kompetisi tersebut.

“Festival Ramadhan menjadi momentum untuk membangun karakter religius dan meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an siswa,” demikian keterangan dalam dokumen kegiatan yang ditandatangani Qurnia, S.Pd., dan Resky Nursetiawati, S.Pd.

Ibunda Shifan, Hj. Ransiska, mengaku bersyukur atas capaian putranya dalam Festival Ramadhan yang digelar SD Terpadu Rama.
“Alhamdulillah, kami sangat bangga atas prestasi Shifan. Kebetulan kakaknya, Aulian Dzihan Kalfani, juga meraih Juara 3 Lomba Azan Kelas Rendah. Ini tentu menjadi kebahagiaan dan penyemangat bagi mereka berdua,” ujarnya.

Ia menuturkan, pencapaian tersebut tidak diraih secara instan, melainkan melalui latihan rutin di rumah serta pembinaan dari sekolah. Menurutnya, dukungan lingkungan belajar yang positif sangat berpengaruh terhadap perkembangan karakter anak.

“Yang terpenting bukan hanya soal juara, tetapi bagaimana anak-anak belajar disiplin, berani tampil, dan semakin mencintai Al-Qur’an. Kami berharap mereka terus istiqamah dan rendah hati dalam setiap pencapaian,” tutup Hj. Ransiska.

Capaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga dan lingkungan sekolah. Lebih dari sekadar piala, ajang ini membentuk disiplin, keberanian, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an yang akan menjadi bekal jangka panjang bagi siswa.

Bagikan: