Petakan Kompetensi Siswa, Kemenag Pinrang Kawal Ketat Pelaksanaan TKA Nasional 2026

Petakan Kompetensi Siswa, Kemenag Pinrang Kawal Ketat Pelaksanaan TKA Nasional 2026

SUARATA, PINRANG – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pinrang, H. Muhammad Idris Usman, memantau pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) hari kedua di MTs DDI Takkalalla Timur dan MTs DDI Palirang, Selasa (7/4/2026), untuk memastikan kelancaran ujian sekaligus memetakan capaian akademik siswa.

Kementerian Agama Kabupaten Pinrang terus mengawal pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan madrasah. Monitoring dilakukan langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Pinrang, H. Muhammad Idris Usman, di dua madrasah.

Pemantauan difokuskan pada kelancaran pelaksanaan ujian, kesiapan sarana, serta kesesuaian prosedur pelaksanaan di lapangan.

H. Muhammad Idris Usman menegaskan bahwa monitoring dan evaluasi (monev) menjadi instrumen penting dalam memetakan kemampuan akademik madrasah secara menyeluruh.

“Monitoring ini merupakan bagian dari upaya pengawasan sekaligus pemetaan kompetensi madrasah. Dengan monev ini, kita dapat mengetahui kemampuan madrasah sehingga dapat ditentukan pola pembinaan yang tepat untuk kemajuan madrasah,” ujarnya.

Menurutnya, hasil monev akan menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan pembinaan yang lebih terarah dan berkelanjutan.

Pelaksanaan TKA di MTs DDI Takkalalla Timur dan MTs DDI Palirang berlangsung tertib dengan sistem berbasis komputer. Metode ini dinilai mampu meningkatkan objektivitas serta transparansi hasil ujian.

Selain itu, sistem digital mempercepat proses pengolahan nilai dan meminimalkan potensi kesalahan dalam penilaian.

TKA merupakan asesmen berstandar nasional yang dirancang untuk mengukur capaian akademik siswa, khususnya pada mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia.

“Dengan adanya pemantauan ini, kita berharap pelaksanaan TKA di madrasah dapat berjalan optimal serta mampu memberikan gambaran yang akurat terhadap capaian kompetensi peserta didik,” kata H. Muhammad Idris Usman.

Monitoring ini mendapat respons positif dari pihak madrasah karena memberikan pendampingan langsung dalam peningkatan mutu pendidikan.

Ke depan, hasil pemantauan akan dijadikan dasar dalam penguatan pembinaan madrasah, termasuk peningkatan kompetensi guru, evaluasi pembelajaran, serta optimalisasi sistem asesmen berbasis data.

Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Kementerian Agama Kabupaten Pinrang dalam mendorong madrasah yang lebih adaptif, terukur, dan berdaya saing di tingkat nasional. (***)

Bagikan: