Pencurian Ubi di Pasar Campalagian, Dua Terduga Pelaku Kabur

Pencurian Ubi di Pasar Campalagian, Dua Terduga Pelaku Kabur

SUARATA, POLMAN – Dugaan pencurian satu karung ubi terjadi di kompleks Pasar Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Rabu (22/4/2026) sekitar pukul 23.50 WITA. Dua terduga pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor setelah dipergoki penjaga pasar.

Personel Polsek Campalagian mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dugaan tindak pidana pencurian di kompleks Pasar Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Rabu malam (22/4/2026).

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh Dani (36), penjaga pasar asal Desa Bonde, Kecamatan Campalagian. Ia melihat dua pria membawa satu karung ubi milik pedagang dari dalam area pasar.

Saat dikejar, kedua pria tersebut langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor dan meninggalkan lokasi. Saksi kemudian melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Campalagian segera menuju lokasi untuk melakukan pengecekan serta penyelidikan awal.

Polisi juga mendatangi rumah dua terduga pelaku, namun keduanya tidak ditemukan di tempat. Keduanya diketahui berinisial AL (22) dan AD (20), warga Desa Bonde, Kecamatan Campalagian.

Kapolsek Campalagian IPTU Harifuddin menyatakan bahwa pihaknya telah mengantongi identitas pelaku dan saat ini masih melakukan pengejaran.

“Kami telah menerima laporan dan langsung mendatangi TKP untuk melakukan penyelidikan. Identitas terduga pelaku sudah kami ketahui dan saat ini masih dalam pencarian,” ujarnya.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp300 ribu. Meski nilainya relatif kecil, polisi menilai kejadian ini perlu menjadi perhatian bersama.

IPTU Harifuddin mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya di area pasar yang rawan terjadi tindak kejahatan.

“Kami mengajak masyarakat untuk segera melapor apabila melihat hal mencurigakan, serta meningkatkan pengawasan terhadap barang dagangan guna mencegah kejadian serupa,” tambahnya.

Hingga kini, kepolisian masih melakukan pencarian terhadap kedua terduga pelaku serta mendalami kasus tersebut guna proses hukum lebih lanjut. (***)

Bagikan: