Pencurian Modus Pinjam Motor di Wonomulyo, Pelaku Gasak HP dan Uang
SUARATA, POLMAN – Aksi pencurian dengan modus meminjam kendaraan terjadi di Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Selasa (21/4/2026), saat seorang pelaku berinisial AA (21) membawa kabur motor, dua handphone, dan uang milik korban. Pelaku berpura-pura meminjam kendaraan untuk membeli gorengan sebelum menjalankan aksinya di sebuah rumah kos di Kelurahan Sidodadi.
Seorang pemuda berinisial AA (21) diduga melakukan pencurian dengan modus meminjam kendaraan milik korban di sebuah rumah kos di Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo.

Korban, F (18), pelajar asal Kecamatan Tutar, awalnya tidak menaruh curiga saat pelaku datang dan meminjam sepeda motor dengan alasan membeli makanan.
“Pelaku sempat kembali dan makan bersama korban, sehingga korban tidak menaruh curiga,” ungkap salah satu sumber.
Setelah membangun kepercayaan, pelaku diduga memanfaatkan situasi saat korban dan teman-temannya tertidur.
Dalam aksinya, pelaku mengambil uang tunai sebesar Rp650 ribu, dua unit handphone milik teman korban, serta membawa kabur sepeda motor yang terparkir di depan kos.
Korban baru menyadari kejadian tersebut saat terbangun sekitar pukul 04.17 WITA. Upaya pencarian sempat dilakukan di sekitar lokasi, namun pelaku telah melarikan diri.
Adapun barang yang hilang meliputi satu unit sepeda motor Honda Blade warna hitam, dua unit handphone masing-masing Infinix Note 30 dan Realme C71, uang tunai Rp650 ribu, serta satu buah helm.
Petugas Polsek Urban Wonomulyo yang dipimpin oleh AIPTU Nuralim bersama piket Reskrim langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan.
“Setelah menerima laporan, kami langsung mendatangi TKP dan saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku,” ujar AIPTU Nuralim.
Kapolsek Urban Wonomulyo AKP Sandy Indrajatiwiguna, S.I.K menegaskan bahwa pihaknya tengah memburu pelaku yang kini masih dalam penyelidikan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah meminjamkan kendaraan kepada orang yang belum dikenal dengan baik serta meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kriminalitas,” tegasnya.
Kasus ini menambah daftar tindak kriminal dengan modus kepercayaan di wilayah tersebut. Polisi masih melakukan pengejaran dan membuka kemungkinan adanya korban lain dengan modus serupa.

