Laporan Call Center 110 Gagalkan Aksi Pembobolan Rumah di Mamuju
SUARATA, MAMUJU – Dugaan aksi pembobolan rumah kosong yang ditinggal mudik di Jalan Andi Dai, Mamuju, Sabtu malam (21/3/2026), berhasil digagalkan aparat Polresta Mamuju setelah menerima laporan warga melalui call center 110 dan langsung mendatangi lokasi kejadian.
Respons cepat gabungan piket fungsi Polresta Mamuju menjadi kunci gagalnya aksi tersebut setelah pelaku lebih dulu dipergoki warga dan melarikan diri sebelum polisi tiba di lokasi.

Kasi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman Basir, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan saat petugas tiba di lokasi, pelaku sudah melarikan diri setelah diteriaki warga sekitar.
“Pelaku sempat dipergoki warga. Namun saat diteriaki, yang bersangkutan langsung melarikan diri dan meninggalkan sejumlah barang bukti di lokasi,” ungkap Herman.
Dari hasil olah TKP awal, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan untuk melakukan pembobolan rumah.
Barang bukti tersebut berupa satu unit kendaraan roda dua serta alat berupa palu dan gunting plat yang diduga digunakan untuk merusak bagian rumah.
“Seluruh barang bukti sudah kami amankan ke Mapolresta Mamuju untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” jelasnya.
Meski pelaku berhasil kabur, polisi memastikan penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku. Polisi juga mengembangkan informasi dari barang bukti yang ditinggalkan di lokasi kejadian.
Sementara itu, pemilik rumah telah diarahkan untuk segera membuat laporan resmi di Piket SPKT Polresta Mamuju agar proses hukum dapat segera berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Polresta Mamuju juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat meninggalkan rumah dalam waktu lama selama musim mudik Lebaran. Warga diminta segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
Respons cepat aparat dalam kasus ini menjadi bukti komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama selama periode mudik Lebaran yang rawan terjadi tindak kejahatan rumah kosong. Polisi memastikan kasus ini masih dalam penyelidikan dan pelaku akan terus diburu. (***)

