Tinjau Progres Musala di Punnia, Kemenag Pinrang Tekankan Fungsi Edukasi
SUARATA || Punnia, Pinrang — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pinrang, H. Muhammad Idris Usman, meninjau pembangunan Musala Sabilul Muttaqin di Punnia, Desa Marannu, Jumat (24/4/2026). Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung progres pembangunan serta memastikan kesiapan fungsi sarana ibadah bagi masyarakat.
Peninjauan berlangsung di lokasi pembangunan yang masih dalam tahap pengerjaan. Sejumlah bagian bangunan, seperti dinding dan struktur interior, tampak belum rampung, sementara material dan peralatan kerja masih berada di dalam area musala.

Di lokasi, H. Muhammad Idris Usman berdialog dengan warga dan tokoh masyarakat guna memperoleh gambaran langsung terkait progres pembangunan serta kebutuhan yang masih dihadapi.
“Keberadaan musala di tengah pemukiman harus menjadi pusat syiar Islam dan edukasi masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan bahwa musala tidak hanya berfungsi sebagai tempat salat berjemaah, tetapi juga sebagai ruang pembinaan umat dan penguatan nilai-nilai keagamaan di lingkungan masyarakat.
Menurutnya, optimalisasi fungsi musala sangat bergantung pada keterlibatan aktif warga, baik dalam proses pembangunan maupun dalam pemanfaatannya ke depan.
Kakan Kemenag Pinrang juga mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat dalam membangun Musala Sabilul Muttaqin. Partisipasi tersebut dinilai menjadi modal utama dalam menghadirkan sarana ibadah yang representatif.
Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat setempat menyampaikan harapan agar pembangunan musala dapat segera diselesaikan sehingga bisa dimanfaatkan secara maksimal.
“Kami berharap musala ini segera rampung dan dapat digunakan oleh masyarakat,” ujarnya.
Peninjauan ini diharapkan dapat mendorong percepatan penyelesaian pembangunan sekaligus menguatkan peran Musala Sabilul Muttaqin sebagai pusat kegiatan keagamaan masyarakat di Desa Marannu.
Ke depan, musala tersebut diharapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat yang mampu mempererat kebersamaan serta mendorong aktivitas positif di lingkungan Punnia dan sekitarnya. (***)

