Pegadaian dan Nasabah Berdamai, Sengketa Cincin Emas Selesai Dimediasi Polisi

Pegadaian dan Nasabah Berdamai, Sengketa Cincin Emas Selesai Dimediasi Polisi

SUARATA, MAMUJU – Bhabinkamtibmas Polsek Mamuju berhasil memediasi sengketa antara pihak Pegadaian dan seorang nasabah berinisial AL terkait cincin emas yang menjadi objek permasalahan. Mediasi yang digelar di Mapolsek Mamuju berakhir damai setelah kedua pihak mencapai kesepakatan bersama.

Permasalahan bermula saat AL menyampaikan keberatan atas proses lelang cincin emas miliknya yang sebelumnya digadaikan di Pegadaian. Menurut AL, barang gadai tersebut telah dilelang tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu kepada dirinya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Bhabinkamtibmas Polsek Mamuju mengambil langkah problem solving dengan mempertemukan kedua pihak untuk mencari solusi terbaik melalui jalur musyawarah.

Kapolsek Mamuju, AKP Mustapa, mengatakan pendekatan mediasi dipilih sebagai upaya menyelesaikan persoalan secara persuasif dan kekeluargaan agar tidak berkembang menjadi konflik yang berkepanjangan.

“Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, Bhabinkamtibmas mempertemukan kedua belah pihak agar dapat berdiskusi dan mencari solusi terbaik yang dapat diterima bersama,” ujar AKP Mustapa saat dikonfirmasi, Selasa (16/6/2026).

Dalam suasana yang kondusif, kedua pihak menyampaikan pandangan masing-masing. Proses dialog berlangsung lancar hingga akhirnya menghasilkan kesepakatan yang dituangkan dalam surat pernyataan bersama dan ditandatangani oleh para pihak serta saksi yang hadir.

Berdasarkan hasil mediasi, pihak Pegadaian menyatakan kesediaannya untuk menggantikan cincin emas yang menjadi objek sengketa. Sementara itu, AL menyepakati untuk menebus cincin pengganti tersebut sesuai harga emas yang berlaku saat ini.

Kesepakatan tersebut menandai berakhirnya sengketa yang sempat terjadi antara kedua pihak. Selain itu, keduanya juga berkomitmen menjaga hubungan baik dan tidak melanjutkan persoalan ke tahap berikutnya.

Keberhasilan mediasi ini menunjukkan peran aktif Bhabinkamtibmas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pendekatan dialogis. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Polri dalam menghadirkan solusi atas berbagai persoalan sosial yang muncul di tengah masyarakat.

AKP Mustapa menegaskan bahwa penyelesaian masalah melalui musyawarah merupakan salah satu bentuk pelayanan Polri yang mengedepankan pendekatan humanis.

“Ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat melalui penyelesaian masalah dengan pendekatan musyawarah, sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan tanpa menimbulkan konflik yang berkepanjangan,” tegasnya.

Polsek Mamuju berharap pola penyelesaian sengketa melalui mediasi dan musyawarah dapat terus menjadi pilihan masyarakat dalam menyelesaikan berbagai persoalan. Selain mampu menjaga hubungan sosial, pendekatan tersebut juga dinilai efektif menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di lingkungan masyarakat. (***)

Bagikan: