Kakan Kemenag Pinrang Apresiasi Pentas Seni RA, Anak-Anak Tampil Penuh Percaya Diri

Kakan Kemenag Pinrang Apresiasi Pentas Seni RA, Anak-Anak Tampil Penuh Percaya Diri

SUARATA.COM ||PINRANG — Penampilan anak-anak Raudhatul Athfal (RA) dalam Pentas Seni tingkat RA se-Kecamatan Duampanua dan Lembang mendapat apresiasi tinggi dari Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pinrang, H. Muhammad Idris Usman, Selasa (18/8/2026).

H. Muhammad Idris Usman hadir langsung menyaksikan seluruh rangkaian kegiatan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap ruang kreativitas dan pengembangan potensi anak usia dini di lingkungan RA. Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi Kepala Subbagian Tata Usaha Ramli Alias, Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Marwan Djalil, serta jajaran pengawas Kemenag Pinrang.

Kehadiran jajaran Kemenag Pinrang turut memberikan semangat tambahan bagi para kepala RA, guru, orang tua, dan terutama anak-anak yang tampil dalam berbagai pertunjukan seni, keagamaan, maupun budaya.

Anak RA Tampil Penuh Percaya Diri

Beragam pertunjukan ditampilkan peserta dari berbagai RA. Anak-anak usia dini tampil di hadapan para undangan dengan penuh keberanian dan percaya diri.

Bagi peserta didik, panggung tersebut bukan hanya menjadi tempat menunjukkan kemampuan, tetapi juga pengalaman berharga untuk belajar tampil di depan orang lain, mengikuti arahan, bekerja sama dalam tim, serta mengekspresikan kreativitas secara positif.

Dukungan penuh dari guru dan orang tua menjadi bagian penting dalam memberikan keberanian kepada anak-anak untuk tampil sekaligus mengembangkan potensi yang mereka miliki.

Kakan Kemenag Dorong Pengembangan Bakat Sejak Dini

H. Muhammad Idris Usman mengapresiasi tinggi pelaksanaan Pentas Seni RA tersebut. Menurutnya, kegiatan yang melibatkan anak usia dini sangat penting untuk memberikan ruang kepada peserta didik dalam mengembangkan bakat, kreativitas, keberanian, serta pembentukan karakter sejak dini.

Ia berharap kegiatan serupa terus dikembangkan dengan melibatkan peran aktif guru dan orang tua. Dengan demikian, proses pendidikan tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik semata, tetapi juga membangun kepercayaan diri, akhlak mulia, serta kecintaan yang mendalam terhadap nilai-nilai keagamaan.

“Pentas seni ini sekaligus menunjukkan bahwa pendidikan anak usia dini dapat dikembangkan melalui kegiatan yang menyenangkan, kreatif, dan tetap menguatkan nilai-nilai Islami,” ujar H. Muhammad Idris Usman.

Pentas Seni Jadi Ruang Tumbuhkan Karakter

Pentas Seni tingkat RA se-Kecamatan Duampanua dan Lembang menjadi wadah berharga untuk mengeksplorasi minat dan bakat anak. Melalui berbagai penampilan, peserta didik mendapat kesempatan mengembangkan kemampuan sekaligus belajar tentang keberanian, kedisiplinan, kerja sama, dan rasa tanggung jawab.

Keterlibatan guru dan orang tua juga memperlihatkan betapa pentingnya kolaborasi dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Apresiasi diberikan kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi mewujudkan kegiatan tersebut.

Dukungan terhadap kegiatan pendidikan anak usia dini diharapkan terus diperkuat sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi yang cerdas, kreatif, percaya diri, dan berakhlak mulia. Bagi anak-anak RA, pengalaman tampil di pentas ini pun tidak sekadar pertunjukan, melainkan bagian dari proses belajar mengenali potensi diri, berani mengekspresikan kemampuan, serta menumbuhkan karakter Islami sejak usia dini. (***)

Bagikan: