Gak Boring! Begini Cara Mahasiswa KKN-PK Unhas di Bantaeng Edukasi PHBS ke Siswa SD

Gak Boring! Begini Cara Mahasiswa KKN-PK Unhas di Bantaeng Edukasi PHBS ke Siswa SD

SUARATA.Com,BANTAENG–Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan (PK) Universitas Hasanuddin (Unhas) Angkatan 67, menyosialisasikan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada Siswa Sekolah Dasar (SD) di Desa Pa’jukukang, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, Kamis (31/7/2025).

Menariknya, dalam penerapan program kerja terkait Praktek 6 Langkah Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) dalam penerapan PHBS, mahasiswa KKN Unhas di Desa Pa’jukukang memilih menggunakan pendekatan edukatif yang interaktif, dengan memanfaatkan media pembelajaran yang kreatif.

“Selain implementasi program kerja, kami juga ingin agar informasi dan dampak dari edukasi yang kita lakukan kepada adik-adik di sekolah ini, benar-benar sampai dan mereka pahami,” kata Mahasiswa KKN-PK Unhas Prodi Ilmu Keperawatan, Isnaini.

Lebih lanjut, Isnaini menyebutkan, sosialisasi Praktek 6 Langkah Cuci Tangan Pakai Sabun dalam penerapan PHBS ini, dilakukan diempat titik sekolah dasar di antaranya, MIS Ma’arif NU Bakarayya Pa’jukukang yang dilakukan pada Rabu 23 Juli, di SD Inpres Pa’jukukang pada Kamis 24 Juli.

Kemudian dilanjutkan di SD Negeri 78 Birea pada Senin 28 Juli dan berakhir di SD Negeri 61 Bonto Manakku pada Rabu 30 Juli 2025.

Dia menjelaskan, dalam giat sosialisasi tersebut, pihaknya menggunakan beberpa pola pendekatan kepada siswa. Seperti bercerita, dan menganalogikan pola hidup bersih dan sehat adalah rumah yang terwat.

Selain itu, keceriaan turut bertambah saat mahasiswa KKN-PK Unhas di Pa’jukukang ini, melengkapi sosialisasi dengan sesi bernyanyi dampak hidup bersih dan sehat sejak dini.

“Syukur alhamdulillah, antusias dan semangat adik-adik kita begitu hangat dan tulus terpancar, untuk mengikuti sosialisasi kami kemarin,” ungkapnya.

“Kami berhasil menyasar 70 siswa dari keempat sekolah ini. Dengan respond positif siswa dan pihak sekolah, besar harapan kami sosialisasi praktek cuci tangan pakai sabun, untuk menunjang pola hidup bersih dan sehat dapat terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” jelas Isnaini. (*)

Bagikan: