Mahasiswa KKN Unhas di Bantaeng Optimalkan Edukasi Pentingnya Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut
SUARATA.Com,BANTAENG–Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Hasanuddin Angkatan 67, gencarkan sosialisasi pentingnya jaga kesehatan gigi dan mulut sejak dini.
Digelar bertahap, sosialisasi ini menyasar empat titik sekolah di Desa Pa’jukukang, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan.

Di antaranya, MIS Ma’arif NU Bakarayya Pa’jukukang, SD Inpres Pa’jukukang, SD Negeri 78 Birea, dan SD Negeri 61 Bonto Manakku.
“Sosialisasinya kita lakukan bertahap, mulai tanggal 23, 24, 28 hingga 30 Juli kemarin. Cara ini dipilih agar edukasi dan praktik kegiatannya lebih optimal,” kata salah seorang mahasiswa KKN-PK Unhas Prodi Pendidikan Dokter Gigi, Andi Nuraliyah Aini, pada Kamis (31/7/2025).
Dia menambahkan, sebelum sosialisasi edukatif itu digelar, ia dan rekannya telah melakukan pendataan awal terkait tingkat pemahaman siswa, terhadap pentingnya kesehatan gigi dan mulut.
Hingga analisa dominasi konsumsi makanan dan minuman manis pada anak di sekolah.
“Kami perhatikan, siswa sering kali abai dengan kesehatan giginya. Makanan dan minuman yang manis jadi konsumsi hari-hari. Padahal kebiasaan inilah yang menyebabkan karies gigi atau gigi berlubang pada anak,” ujarnya.
“Jika hal itu dibiarkan, tentu dapat berdampak serius pada kesehatan gigi mereka, termasuk risiko pencabutan gigi dan gangguan pada pertumbuhan gigi permanen di masa mendatang,” jelas Aliyah sapaan karibnya.
Aliyah mengungkapkan, melalui sosialisasi tersebut, mahasiswa KKN Unhas juga melakukan praktik dan pendampingan langsung kepada siswa, terkait cara merawat kesehatan mulut dan menggosok gigi yang tepat.
“Output kegiatannya, alhamdulillah terjadi peningkatan pemahaman yang signifikan dari siswa, setelah mengikuti tahapan edukasi ini. Artinya, metode dan pendekatan langsung yang kami lakukan ini efektif, untuk menunjang kesadaran anak dalam membiasakan pilihan sehat,” pungkasnya.
Kesempatan itu, ia berharap agar kebiasaan baik yang telah dimulai sejak dini, dapat berkelanjutan. Demi mewujudkan generasi yang sehat dan cerdas di masa depan.(*)

