Ibu-Ibu Pedagang di Sidrap Lapor Polisi, Tukang Gerobak Dituding Lakukan Pelecehan Seksual
SUARATA, Sidrap – Suasana Pasar Lawawoi, Kecamatan Watang Pulu, mendadak mencekam setelah sejumlah pedagang perempuan melaporkan dugaan pelecehan seksual yang dilakukan seorang tukang gerobak ke Polres Sidrap, Rabu (24/9/2025). Kasus ini sontak memicu keresahan warga dan kemarahan para pedagang.
Dalam laporan bernomor STPL/593/IX/2025/SPKT, terungkap bahwa terduga pelaku bernama Lamanda (62), seorang tukang gerobak yang kerap beraktivitas di pasar. Ia diduga berulang kali melakukan tindakan asusila terhadap para pedagang perempuan.
Para korban yang berinisial SU, SA, IS, CA, dan SU mengaku menjadi sasaran pelecehan. Modusnya, pelaku menyentuh bagian tubuh korban saat melintas dengan menarik gerobaknya.

Seorang pedagang nasi kuning menuturkan pengalaman pahitnya. Ia mengaku pantatnya berulang kali disentuh pelaku, dan ketika menegur, justru dibentak dengan nada tinggi hingga membuatnya ketakutan.
Lebih mengejutkan, beberapa korban lain mengaku payudaranya sengaja dipegang oleh pelaku di area pasar yang ramai. Aksi tersebut membuat keresahan semakin meluas di kalangan pedagang perempuan.
Warga yang mengetahui kasus ini mendesak kepolisian segera mengambil tindakan tegas. Mereka khawatir, bila dibiarkan berlarut, kasus ini bisa memicu tindakan main hakim sendiri.
“Harus segera diamankan dan diproses sesuai hukum yang berlaku. Jangan sampai menunggu warga marah lalu bertindak sendiri,” tegas seorang warga bernama Dalle.
Polres Sidrap kini tengah menangani kasus dugaan pelecehan ini secara intensif. Para korban berharap agar pelaku segera dijatuhi hukuman setimpal, agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.
Kasus dugaan pelecehan seksual di Pasar Lawawoi ini tidak hanya menimbulkan trauma bagi korban, tetapi juga menambah keresahan warga sekitar. Penanganan cepat dari aparat kepolisian diharapkan dapat meredam potensi konflik sosial dan memberi rasa aman bagi pedagang di Sidrap. (***)

