Lindungi Mental Anak, Bhabinkamtibmas Wonomulyo Gencarkan Sosialisasi Anti Bullying
SUARATA, POLMAN — Dalam upaya mencegah perundungan atau bullying di lingkungan pendidikan, Bhabinkamtibmas Polsek Urban Wonomulyo melaksanakan sosialisasi anti bullying kepada siswa SD Negeri 013 Sumberjo, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Jumat (23/01/2025).
Kegiatan ini menjadi langkah preventif Polri guna melindungi anak-anak dari dampak negatif bullying yang dapat memengaruhi perkembangan mental dan psikologis sejak usia dini.

Sosialisasi tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Desa Sumberjo dan Desa Campurjo, Polsek Urban Wonomulyo, Bripka Budiono, S.H., sekitar pukul 09.00 WITA di lingkungan SD Negeri 013 Sumberjo.
Dalam kegiatan ini, para siswa diberikan pemahaman mengenai pengertian bullying, jenis-jenis bullying, hingga dampak buruk yang dapat ditimbulkan, baik secara psikologis, sosial, maupun terhadap prestasi belajar anak.
Materi disampaikan dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami oleh siswa, sekaligus mengajak mereka membangun sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, serta menumbuhkan empati antar sesama.
Kapolsek Urban Wonomulyo AKP Sandy Indrajatiwiguna, S.I.K., melalui Panit Sabhara Polsek Urban Wonomulyo Ipda Samsudin, S.Sos., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan Polri kepada generasi muda.
“Kegiatan sosialisasi ini merupakan langkah preventif Polri dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari tindakan bullying,” ujar Ipda Samsudin.
Ia menegaskan bahwa pencegahan sejak dini dinilai jauh lebih efektif dibandingkan penanganan setelah terjadinya kasus perundungan.
Kegiatan sosialisasi ini turut dihadiri oleh Korwil Pengawas Sekolah Kecamatan Wonomulyo, Dra. Hj. Kasmia, S.Pd, Kepala SD Negeri 013 Sumberjo Puji Astuti, S.Pd, para guru, serta seluruh siswa.
Pihak sekolah menyambut baik kegiatan tersebut dan menilai kehadiran Polri di lingkungan pendidikan memberikan rasa aman sekaligus edukasi moral bagi peserta didik. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan kesadaran siswa terhadap bahaya bullying semakin meningkat, sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan dunia pendidikan dalam menciptakan sekolah yang ramah anak dan bebas kekerasan di wilayah Kecamatan Wonomulyo. (***)

