Pohon Kelapa Tumbang Timpa Rumah Warga di Polewali, Kerugian Rp3 Juta
SUARATA, POLMAN – Pohon kelapa tumbang akibat angin kencang menimpa rumah warga di Jalan Durian, Kelurahan Polewali, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sabtu (28/2/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 WITA.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Polewali, Bripka Hasrat M, bersama Kepala Lingkungan Tanro Timur Sdr. Bayu turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan memastikan situasi tetap aman.

Peristiwa terjadi saat pemilik rumah, Rahman (50), bersama keluarganya tengah bangun untuk santap sahur. Pohon tersebut roboh dan menimpa kamar milik anaknya.
Rahman menyebutkan pohon kelapa itu tumbang akibat terpaan angin kencang yang terjadi pada dini hari. Meski bagian rumah mengalami kerusakan, tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Kerugian materil akibat insiden ini diperkirakan mencapai Rp3.000.000 (tiga juta rupiah). Kerusakan terutama terjadi pada bagian kamar yang tertimpa batang pohon.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Polewali, Bripka Hasrat M, tiba di lokasi sekitar pukul 08.30 WITA bersama Kepala Lingkungan Tanro Timur Sdr. Bayu untuk melakukan pengecekan langsung di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kehadiran aparat bertujuan memastikan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.
Dalam kesempatan tersebut, Bripka Hasrat M berkoordinasi dengan Pemerintah Kelurahan Polewali agar kejadian ini segera dilaporkan kepada dinas terkait sehingga warga terdampak bisa memperoleh bantuan.
“Setelah menerima informasi, kami langsung turun ke lokasi untuk memastikan kondisi aman serta membantu warga yang terdampak. Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat menyebabkan pohon tumbang,” ujar Bripka Hasrat.
Peristiwa pohon tumbang kerap terjadi saat cuaca ekstrem, terutama pada musim hujan yang disertai angin kencang. Aparat kepolisian mengingatkan warga agar rutin memangkas pohon yang berpotensi membahayakan rumah atau pengguna jalan.
Langkah lanjutan saat ini menunggu laporan resmi ke dinas terkait untuk proses pendataan dan kemungkinan pemberian bantuan kepada korban terdampak. Situasi di lokasi dilaporkan aman dan aktivitas warga kembali normal. (***)

