Ngantuk, Pemotor Tabrak Gardu di Matakali Polman

Ngantuk, Pemotor Tabrak Gardu di Matakali Polman

SUARATA, POLMAN – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Nasional Trans Sulawesi Polman–Majene, wilayah Labasan, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Rabu (4/3/2026) sekitar pukul 00.30 WITA. Seorang pemotor, Alim Bahri (21), mengalami patah tangan setelah diduga mengantuk dan menabrak kios di sisi jalan.

Laporan kejadian diterima sekitar pukul 00.55 WITA dan langsung ditindaklanjuti Unit Lantas Polsek Urban Wonomulyo dengan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

Korban diketahui mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion warna hitam tanpa nomor polisi. Ia merupakan warga Desa Palatta, Kecamatan Tapango, Kabupaten Polewali Mandar.

Berdasarkan keterangan di lapangan, korban melaju dari arah Polewali menuju Wonomulyo. Saat melintas di wilayah Labasan, pengendara diduga dalam kondisi mengantuk hingga kehilangan keseimbangan dan menabrak kios atau gardu di sisi kanan jalan dari arah Polewali.

Benturan keras menyebabkan korban mengalami patah tangan sebelah kiri serta luka lecet pada tangan, kaki, dan dagu. Warga yang mengetahui kejadian segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban.

Korban kemudian dilarikan ke RSUD Hajja Andi Depu untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Sepeda motor yang dikendarai korban mengalami kerusakan pada bagian depan. Kerugian materiil ditaksir sekitar Rp500 ribu. Barang bukti kendaraan telah diamankan di Mapolsek Urban Wonomulyo.

Panit Lantas Polsek Urban Wonomulyo, Ipda Amiruddin Alle, mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara, terutama pada malam hingga dini hari.

“Kami mengingatkan pengendara agar selalu memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima sebelum berkendara, terutama pada malam hingga dini hari, guna mencegah terjadinya kecelakaan,” ujarnya.

Kecelakaan tunggal kerap terjadi akibat faktor kelelahan dan kurang konsentrasi pengendara. Jalur Trans Sulawesi Polman–Majene sendiri merupakan ruas jalan nasional dengan arus kendaraan cukup padat, termasuk pada malam hari.

Polisi mengingatkan masyarakat untuk beristirahat sejenak jika merasa lelah atau mengantuk saat berkendara guna meminimalisir risiko kecelakaan.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendataan dan memastikan kondisi korban dalam penanganan medis. (***)

Bagikan: