19 Guru MAN Pinrang Lulus PPG Dalam Jabatan Batch 4 Tahun 2025 Kementerian Agama
SUARATA, PINRANG — Sebanyak 19 orang guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Pinrang berhasil lulus dalam Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Batch 4 Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia yang diumumkan melalui akun masing-masing pada Selasa, (17/3/2026). Keberhasilan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar MAN Pinrang dalam meningkatkan kualitas dan profesionalisme tenaga pendidik.
Kelulusan tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang dilalui para guru, mulai dari seleksi administrasi, pembelajaran daring, hingga uji kompetensi yang ketat. Program PPG ini bertujuan untuk mencetak guru profesional yang memiliki kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian yang unggul.

Dari total 19 guru yang lulus, sebanyak 14 orang menempuh pendidikan di Universitas Negeri Makassar. Mereka adalah Sartini Dwi Rismariyanti, Muhammad Harun Muhammadong, Kasman, Andi Nurmalasari, Kasmin Jailani, Risna, Nurhidayah Ali, Fitri, Eka Syaridah Syahar, Desi Oktavia, Suriani Ahmad, Suciati Nurdin, Nurhudayah, dan Septya Suratma.
Selain itu, satu orang guru atas nama Kartini dinyatakan lulus dari Universitas Muhammadiyah Malang. Sementara itu, Andi Musdalifah berhasil menyelesaikan program PPG di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.
Selanjutnya, Peggi Melati Rudini tercatat lulus dari Universitas Negeri Padang. Adapun Nur Fadhliah Asraruddin menyelesaikan program tersebut di Universitas Jambi, serta Musda Mulia dinyatakan lulus dari Universitas Negeri Yogyakarta.
Kepala MAN Pinrang Ansyar, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas capaian para guru tersebut. Ia menilai keberhasilan ini merupakan bukti nyata komitmen guru dalam meningkatkan kompetensi diri sebagai tenaga pendidik profesional.
“Keberhasilan 19 guru MAN Pinrang dalam lulus PPG ini adalah prestasi yang sangat membanggakan bagi madrasah. Ini menunjukkan bahwa guru-guru kita memiliki semangat belajar yang tinggi dan komitmen terhadap peningkatan kualitas pendidikan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kelulusan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap proses pembelajaran di kelas. Guru yang telah lulus PPG diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti program tersebut.
“PPG bukan sekadar program sertifikasi, tetapi merupakan proses pembentukan guru profesional. Kami berharap ilmu yang diperoleh dapat diterapkan secara maksimal dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di MAN Pinrang,” tambahnya.
Lebih lanjut, Kepala MAN Pinrang berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi guru-guru lainnya untuk terus mengembangkan diri dan mengikuti program-program peningkatan kompetensi yang disediakan oleh pemerintah.
“Kami akan terus mendorong seluruh guru untuk mengikuti PPG maupun pelatihan lainnya. Karena kualitas pendidikan sangat ditentukan oleh kualitas guru itu sendiri,” tegasnya.
Keberhasilan ini juga menjadi indikator bahwa MAN Pinrang terus berbenah dalam meningkatkan mutu pendidikan, sejalan dengan visi madrasah untuk mencetak generasi yang unggul, berakhlak mulia, dan berdaya saing.
Dengan lulusnya 19 guru dalam program PPG ini, diharapkan kualitas pembelajaran di MAN Pinrang semakin meningkat, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya di Kabupaten Pinrang dan sekitarnya.
Prestasi ini sekaligus menjadi momentum penting bagi MAN Pinrang untuk terus melangkah maju sebagai lembaga pendidikan yang adaptif terhadap perubahan dan tuntutan zaman, serta konsisten dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan madrasah.

