Tinjau Langsung, Kakan Kemenag Pinrang Pastikan Ujian Berbasis CBT Lancar
SUARATA, PINRANG – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pinrang, H. Muhammad Idris Usman, memonitor pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Asesmen Nasional (AN) di MTsN Pinrang, Senin (6/4/2026), untuk memastikan ujian berjalan lancar, tertib, dan sesuai prosedur tanpa kendala berarti.
Monitoring dilakukan dengan meninjau langsung ruang ujian serta memastikan kesiapan peserta dan kelancaran sistem Computer Based Test (CBT).

Dalam pemantauan tersebut, H. Muhammad Idris Usman mengecek pelaksanaan ujian di beberapa sesi serta memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai standar operasional prosedur.
Pelaksanaan TKA dan AN di MTsN Pinrang diikuti oleh puluhan peserta didik yang terbagi dalam beberapa sesi berbasis CBT. Ujian berlangsung tertib dengan dukungan jaringan yang stabil.
Selama pelaksanaan, tidak ditemukan kendala signifikan, baik teknis maupun non-teknis, sehingga ujian berjalan sesuai jadwal yang telah ditentukan.
“Kami ingin memastikan pelaksanaan TKA dan AN berjalan jujur, objektif, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Hasil asesmen harus mencerminkan kemampuan riil peserta didik,” ujar H. Muhammad Idris Usman.
Ia menegaskan, asesmen menjadi instrumen penting dalam memetakan mutu pendidikan di madrasah.
“Melalui asesmen ini, capaian pembelajaran dapat dievaluasi sebagai dasar peningkatan kualitas pendidikan ke depan. Karena itu, integritas dan kedisiplinan semua pihak harus terus dijaga,” tegasnya.
Kepala MTsN Pinrang, Idhan Galib, memastikan seluruh tahapan pelaksanaan ujian telah dipersiapkan secara maksimal.
“Seluruh pelaksanaan TKA dan AN berjalan lancar. Sarana prasarana, termasuk perangkat CBT dan jaringan, telah kami siapkan dengan baik, serta pengawasan dilakukan sesuai prosedur,” ungkapnya.
Ia berharap hasil asesmen dapat menjadi dasar evaluasi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di madrasah.
Asesmen Nasional merupakan bagian dari kebijakan evaluasi pendidikan nasional yang menitikberatkan pada pengukuran literasi, numerasi, serta karakter peserta didik.
Monitoring ini menjadi bagian dari komitmen Kementerian Agama dalam menjaga kualitas dan kredibilitas pelaksanaan evaluasi pendidikan di madrasah.
Ke depan, pengawasan serupa akan terus dilakukan guna memastikan standar pelaksanaan asesmen tetap terjaga serta mendorong peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.

