Bentor Bersenggolan di Pasar Wonomulyo, Sopir Ditikam Parang hingga Kritis

Bentor Bersenggolan di Pasar Wonomulyo, Sopir Ditikam Parang hingga Kritis

SUARATA, POLMAN — Seorang pengemudi becak motor (bentor) bernama Wahyudi (45) ditikam menggunakan parang oleh sesama sopir bentor di Jalan Kesadaran, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Minggu (8/3/2026) pagi.

Peristiwa itu terjadi setelah bentor milik korban dan pelaku bersenggolan di area Pasar Ikan Wonomulyo sekitar pukul 05.30 WITA hingga memicu cekcok.

Kapolsek Urban Wonomulyo AKP Sandy Indrajatiwiguna, S.I.K. mengatakan pihaknya langsung merespons laporan warga dengan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

“Setelah menerima laporan dari masyarakat, personel kami langsung menuju TKP untuk melakukan pengumpulan bahan keterangan serta mengamankan barang bukti yang berkaitan dengan kejadian tersebut,” ujar AKP Sandy Indrajatiwiguna.

Korban diketahui bernama Wahyudi (45), warga Tokelau, Desa Arjosari, Kecamatan Wonomulyo yang berprofesi sebagai sopir bentor.

Sementara terduga pelaku bernama Sapri (44), juga pengemudi bentor yang tinggal di Jalan Kesadaran, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo.

Menurut informasi yang dihimpun polisi, insiden bermula saat bentor korban dan pelaku bersenggolan di sekitar Pasar Ikan Wonomulyo. Perselisihan sempat terjadi namun berhasil dilerai warga.

Sekitar pukul 06.00 WITA, korban menghubungi dua saudaranya karena mengaku mendapat ancaman dari pelaku.

Kedua saksi kemudian mendatangi korban dan berinisiatif mencari pelaku untuk menyelesaikan persoalan secara baik-baik.

Namun saat bertemu di Jalan Kesadaran, situasi justru memanas. Pelaku yang merasa terancam mencabut sebilah parang dan mengancam korban agar tidak mendekat.

Ketika korban bersama saksi mencoba menenangkan pelaku, Sapri justru menikam korban satu kali menggunakan parang.

Korban segera dilarikan ke RSUD Wonomulyo untuk mendapatkan perawatan medis. Karena sempat tidak sadarkan diri, korban kemudian dirujuk ke RSUD Polewali untuk penanganan lebih lanjut.

Sementara itu, salah satu saksi melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Wonomulyo.

Personel Polsek Urban Wonomulyo yang menuju lokasi kemudian berpapasan dengan pelaku yang hendak menyerahkan diri. Sapri pun langsung diamankan dan dibawa ke Mapolsek Wonomulyo.

Kanit Opsnal Reskrim Polsek Wonomulyo IPTU Mulyono menyebut pelaku telah diamankan bersama barang bukti.

“Terduga pelaku telah kami amankan bersama barang bukti berupa sebilah parang yang digunakan saat kejadian. Selanjutnya pelaku akan diserahkan kepada Satreskrim Polres Polewali Mandar untuk proses hukum lebih lanjut,” jelas IPTU Mulyono.

Dalam penanganan awal, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa pakaian korban, pakaian saksi yang terkena darah korban, serta sebilah parang yang digunakan pelaku saat melakukan penikaman.

Polres Polewali Mandar mengimbau masyarakat agar tidak menyelesaikan konflik dengan kekerasan.

“Apabila terjadi perselisihan di tengah masyarakat, sebaiknya diselesaikan secara baik-baik atau melibatkan aparat setempat agar tidak menimbulkan tindakan yang merugikan semua pihak,” tutup AKP Sandy Indrajatiwiguna.

Saat ini kasus tersebut masih dalam penanganan Satreskrim Polres Polewali Mandar untuk proses hukum lebih lanjut. (***)

Bagikan: