Pemuda di Wonomulyo Ditusuk OTK, Polisi Buru Tiga Pelaku Bersajam

Pemuda di Wonomulyo Ditusuk OTK, Polisi Buru Tiga Pelaku Bersajam

Seorang pemuda bernama Muh. Padli (20), warga Dusun 3 Lanrae, Desa Nepo, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, menjadi korban dugaan penganiayaan menggunakan senjata tajam di Dusun Kediri, Desa Sidorejo, Rabu (27/05/2026) dini hari. Polisi yang menerima laporan sekitar pukul 02.00 WITA langsung bergerak melakukan penyelidikan dan memburu tiga terduga pelaku.

SUARATA, POLMAN — Personel gabungan Sat Reskrim Polres Polewali Mandar bersama Polsek Urban Wonomulyo bergerak cepat mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dugaan tindak pidana penganiayaan menggunakan senjata tajam yang terjadi di Dusun Kediri, Desa Sidorejo, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar.

Korban diketahui mengalami luka tusuk dan luka robek pada bagian pinggang kiri serta lengan kiri akibat serangan senjata tajam yang diduga dilakukan tiga orang pemuda tak dikenal.

Peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 01.00 WITA saat korban bersama saksi bernama M. Takbir (23), warga Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo, hendak membeli nasi kuning.

Saat melintas di Lingkungan Kampung Baru, korban dan saksi berpapasan dengan tiga orang pemuda yang berboncengan menggunakan sepeda motor.

Awalnya para pemuda tersebut memanggil korban sambil meminta tolong. Namun, korban memilih mengabaikan panggilan tersebut dan melanjutkan perjalanan.

Tidak lama berselang, korban dan saksi justru dikejar hingga tiba di rumah sepupu korban di Dusun Kediri, Desa Sidorejo. Setibanya di lokasi, salah seorang terduga pelaku tiba-tiba melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam.

Akibat serangan itu, Muh. Padli mengalami luka serius dan langsung dilarikan ke Puskesmas Wonomulyo untuk mendapatkan penanganan medis awal sebelum akhirnya dirujuk ke RS Hj. Andi Depu Polewali.

Menindaklanjuti laporan masyarakat, personel gabungan yang dipimpin PS. Pamapta Polsek Wonomulyo AIPTU Sapiuddin langsung menuju puskesmas guna melakukan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket).

AIPTU Sapiuddin mengatakan pihaknya bergerak cepat usai menerima informasi adanya korban penganiayaan bersenjata tajam.

“Kami bergerak cepat setelah menerima informasi adanya korban penganiayaan menggunakan senjata tajam yang sedang mendapat penanganan medis di Puskesmas Wonomulyo. Personel langsung menuju lokasi untuk melakukan pengumpulan bahan keterangan serta memastikan penanganan awal terhadap korban berjalan dengan baik,” ujarnya.

Kapolsek Urban Wonomulyo AKP Sandy Indrajatiwiguna, S.I.K. menegaskan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas para pelaku.

“Kami menindaklanjuti setiap laporan masyarakat secara serius, khususnya terkait tindak pidana yang mengancam keselamatan jiwa. Saat ini personel kami bersama Sat Reskrim masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas para pelaku,” katanya.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, polisi menduga pelaku menggunakan senjata tajam jenis parang atau celurit. Ketiga pelaku disebut menggunakan sepeda motor Honda Beat Street warna hitam.

Hingga saat ini, aparat kepolisian masih terus melakukan penyelidikan dan pengembangan guna mengidentifikasi sekaligus menangkap para pelaku penyerangan tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian warga setempat karena terjadi pada dini hari dan melibatkan penggunaan senjata tajam yang mengakibatkan korban mengalami luka serius. (***)

Bagikan: