Perkuat Peluang Karir Global Siswa, Plt. Kepala MAN Pinrang Hadiri Sosialisasi Pembelajaran Bahasa Jepang
SUARATA, PINRANG — Menjawab tantangan global dan membuka peluang karir internasional bagi peserta didik, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Pinrang, Suharto, menghadiri kegiatan Sosialisasi Pembelajaran Bahasa Jepang di Sulawesi Selatan. Kegiatan kerja sama dengan Japan Foundation yang didukung oleh Kanwil Kemenag Sulsel tersebut berlangsung di Hotel Mercure Nexa Pettarani, Makassar, Kamis (23/7/2026).
Dalam agenda strategis ini, Plt. Kepala MAN Pinrang hadir didampingi Pelaksana Harian (Plh.) Wakamad Kurikulum, Muh. Zakkir, berdasarkan surat undangan dari Kanwil Kemenag Sulsel. Pertemuan tingkat provinsi tersebut turut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, Ali Yafid, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, perwakilan BPKS Dikdasmen, serta jajaran Kepala SMK dan MAN se-Sulawesi Selatan.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan menekankan pentingnya meningkatkan kerja sama lintas lembaga untuk mempersiapkan masa depan generasi muda. Beliau mendorong agar kemitraan bahasa asing ini diarahkan secara konkret guna membekali para siswa agar mampu mengisi berbagai peluang kerja maupun studi di luar negeri.
Sejalan dengan hal tersebut, perwakilan BPKS Dikdasmen menyampaikan bahwa saat ini kementerian menyediakan banyak program pelatihan bahasa asing, khususnya bahasa Jepang. Pihaknya mengimbau sekolah dan madrasah untuk memanfaatkan berbagai program pelatihan dari Japan Foundation, baik yang ditujukan bagi peningkatan kompetensi guru maupun pengembangan kemampuan siswa.
Meskipun pihak panitia menyampaikan bahwa alokasi program Nihongo Partners untuk madrasah baru akan diperhitungkan pada tahun depan, seluruh madrasah tetap didorong untuk mendaftarkan diri sejak awal agar menjadi prioritas pada periode mendatang.
Dalam pertemuan tersebut, Plt. Kepala MAN Pinrang, Suharto, menyampaikan bahwa MAN Pinrang sebenarnya telah melangkah lebih awal dalam merespons kebutuhan pembelajaran bahasa asing. Secara mandiri, MAN Pinrang telah menerapkan pembelajaran bahasa Jepang, khususnya bagi siswa kelas keterampilan, sebagai bekal persiapan kerja ke Jepang.
“Secara mandiri MAN Pinrang telah mengintegrasikan pembelajaran bahasa Jepang bagi siswa kelas keterampilan untuk memberi bekal nyata jika mereka ingin bekerja di Jepang. Bahkan, beberapa alumni MAN Pinrang saat ini sudah berhasil diterima dan melanjutkan studi di perguruan tinggi dengan mengambil jurusan Sastra Bahasa Jepang,” papar Suharto dalam forum tersebut.
Keikutsertaan MAN Pinrang dalam sosialisasi ini semakin mempertegas komitmen madrasah untuk terus memperluas jaringan kerja sama internasional serta meningkatkan kualitas lulusan agar mampu bersaing di tingkat global. (***)

