MAN Pinrang Mantapkan Tata Kelola Sarpras Lewat Pemilihan Wakamad
SUARATA ||Paleteang, Pinrang – MAN Pinrang menggelar pemilihan Wakil Kepala Madrasah (Wakamad) Bidang Sarana dan Prasarana pada Senin, (1/2/2026). Kegiatan ini berlangsung di ruang guru MAN Pinrang dan menjadi bagian dari upaya penataan manajemen madrasah, khususnya dalam pengelolaan sarana dan prasarana.
Pemilihan tersebut dihadiri oleh Pengawas Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pinrang Andi Fatimah Kadir, Ketua Komite MAN Pinrang H. Alimuddin Budung, Kepala Urusan Tata Usaha (Kaur TU) MAN Pinrang Nirwana, serta para guru dan staf MAN Pinrang.

Kegiatan diawali dengan sambutan dan arahan Kepala MAN Pinrang, Ansyar. Dalam arahannya, Ansyar menegaskan bahwa tugas dan tanggung jawab Wakil Kepala Madrasah Bidang Sarana dan Prasarana tergolong berat, terlebih saat ini MAN Pinrang masih berada dalam proses rehabilitasi gedung.
Menurut Ansyar, kondisi tersebut menuntut adanya kerja sama dan koordinasi yang baik antara wakil kepala madrasah, kepala madrasah, serta seluruh unsur pendukung di madrasah. Ia berharap calon wakamad yang nantinya terpilih mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab demi mendukung kelancaran proses pembelajaran.
“Tugas dan tanggung jawab wakil kepala MAN Pinrang bidang sarpras ini berat apalagi dalam kondisi madrasah yang dalam proses masa rehabilitasi. untuk ini dalam melaksanakan tugas tentu perlu adanya koordinasi.” Ungkapnya
Lebih lanjut, Ansyar berharap seluruh rangkaian pemilihan dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan sukses. Ia juga mengajak seluruh hadirin untuk membaca Surah Al-Fatihah sebagai doa bersama agar proses pemilihan diberi kelancaran dan menghasilkan keputusan terbaik bagi madrasah.
“Kami berharap seluruh rangkaian pemilihan dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan sukses. Untuk itu marilah kita bersama-sama membuka kegiatan ini dengan mengajak seluruh hadirin untuk membaca Surah Al-Fatihah sebagai doa bersama agar proses pemilihan diberi kelancaran dan menghasilkan keputusan terbaik bagi madrasah.” Tutupnya

