Semangat Kemerdekaan, Tim E-Sport MAN Pinrang Raih Juara 1 Turnamen Mobile Legends Se-Ajatappareng
SUARATA, PAREPARE – Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 diwujudkan murid Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Pinrang melalui prestasi di bidang E-Sport. Tim Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) MAN Pinrang berhasil meraih Juara 1 Turnamen E-Sport MLBB tingkat SMA/SMK/MA se-Ajatappareng yang diselenggarakan oleh Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare. Ahad, (16/08/2026).
Turnamen tersebut berlangsung selama dua hari, 15–16 Agustus 2026, dan dipusatkan di Kampus IAIN Parepare. Kegiatan ini menjadi salah satu wadah bagi pelajar untuk mengembangkan bakat, kemampuan strategi, kerja sama tim, sekaligus menumbuhkan semangat kompetitif dan sportivitas dalam rangka menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI ke-81.
Tim MAN Pinrang diperkuat oleh lima murid, yakni Ridzwan Bin Arifuddin, Syaifullah, Bagus Satrio, Muh. Alwaan Khalish Ikhsan, dan Abdul Azis. Kelima peserta tersebut tampil dengan semangat dan kekompakan hingga mampu melewati setiap tahapan pertandingan dan mengamankan posisi sebagai juara pertama.
Perjalanan menuju gelar juara tidak berlangsung mudah. Para pemain harus menghadapi tim-tim dari berbagai SMA, SMK, dan MA se-Ajatappareng yang memiliki kemampuan serta strategi permainan masing-masing. Setiap pertandingan membutuhkan konsentrasi, komunikasi, koordinasi, dan kemampuan mengambil keputusan secara cepat.
Dalam permainan MLBB, setiap pemain memiliki peran yang saling berkaitan. Tim harus menentukan komposisi hero, mengatur lane, melakukan farming untuk meningkatkan level dan item, melakukan rotasi, mengamankan objektif seperti Turtle dan Lord, menjaga turret, membaca pergerakan lawan, hingga menentukan momentum yang tepat untuk melakukan serangan atau bertahan.
Salah seorang pembina tim MAN Pinrang, Darwis, yang mendampingi langsung para peserta selama turnamen, mengaku menyaksikan perjuangan para murid dalam menghadapi setiap pertandingan. Menurutnya, kemenangan tersebut tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga kekompakan dan komunikasi seluruh anggota tim.
“Selama pertandingan, saya melihat anak-anak benar-benar menunjukkan perjuangan dan kekompakan. Mereka harus saling berkomunikasi, membaca strategi lawan, mengatur rotasi, menjaga objektif, serta menentukan kapan harus menyerang dan kapan harus bertahan. Semua itu membutuhkan kerja sama dan pengendalian emosi,” ujar Darwis.
Darwis menambahkan, pengalaman mengikuti turnamen memberikan pembelajaran tersendiri bagi murid. E-Sport, kata dia, dapat menjadi sarana untuk mengembangkan kemampuan berpikir strategis, komunikasi, kepemimpinan, kerja sama, kedisiplinan, serta sportivitas apabila dilakukan secara terarah dan bertanggung jawab.
Salah seorang peserta, Ridzwan Bin Arifuddin, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian yang diraih bersama rekan-rekannya. Menurutnya, gelar juara tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh anggota tim serta dukungan pembina dan keluarga besar MAN Pinrang.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur bisa meraih Juara 1. Selama pertandingan kami berusaha menjaga komunikasi dan kekompakan. Kami saling mengingatkan, membaca permainan lawan, mengatur strategi, mengamankan objektif, dan tetap tenang ketika pertandingan berlangsung ketat. Kemenangan ini kami persembahkan untuk MAN Pinrang,” ungkap Ridzwan.
Terpisah, Plt. Kepala MAN Pinrang, H. Suharto, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pembina serta para murid yang telah berjuang mengharumkan nama MAN Pinrang pada ajang E-Sport tersebut.
“Kami mengapresiasi perjuangan pembina dan murid MAN Pinrang yang telah berhasil meraih Juara 1. Prestasi ini tentu menjadi kebanggaan bagi madrasah dan menjadi bukti bahwa murid MAN Pinrang memiliki potensi untuk berprestasi di berbagai bidang,” ujar H. Suharto.
Menurutnya, prestasi tersebut semakin bermakna karena diraih dalam momentum peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Semangat perjuangan yang ditunjukkan para peserta dalam kompetisi, menurutnya, sejalan dengan nilai-nilai yang perlu ditanamkan kepada generasi muda, seperti kerja sama, pantang menyerah, disiplin, dan sportivitas.
“E-Sport bukan sekadar permainan. Jika dibina dengan baik, kegiatan ini dapat menjadi ruang bagi murid untuk mengembangkan kemampuan berpikir strategis, komunikasi, kolaborasi, pengambilan keputusan, dan sportivitas. Tentu semuanya harus tetap dilaksanakan secara seimbang dengan kewajiban utama sebagai pelajar,” tambahnya.
H. Suharto berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi murid lainnya untuk berani mengembangkan bakat dan minat masing-masing. Madrasah, lanjutnya, akan terus memberikan ruang bagi murid untuk mengembangkan potensi di bidang akademik maupun nonakademik secara positif dan bertanggung jawab.
Raihan Juara 1 Turnamen E-Sport Mobile Legends Bang Bang se-Ajatappareng di Kampus IAIN Parepare tersebut sekaligus menambah deretan prestasi MAN Pinrang. Prestasi ini menjadi kado bagi madrasah dalam menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI ke-81, sekaligus menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui karya, prestasi, kolaborasi, dan semangat pantang menyerah generasi muda madrasah. (*)

