Api Lahap Enam Los Pasar Tinambung, Penyebab Masih Diselidiki
POLEWALI MANDAR — Kebakaran melanda area Pasar Tinambung, Lingkungan Kandeapi, Kelurahan Tinambung, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar, Jumat (25/9/2026) malam. Dari enam los yang terbakar, dua di antaranya diketahui masih menyimpan barang dagangan dengan kerugian sementara sekitar Rp30 juta.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 21.00 Wita. Api pertama kali diketahui penjaga pasar, Tasdir (39), yang sedang melaksanakan tugas jaga malam.
Tasdir melihat kobaran api dari arah belakang musala pasar. Saat mendatangi lokasi, ia mendapati salah satu los milik pedagang telah terbakar. Api kemudian merambat ke sejumlah los di sekitarnya.
Warga bersama petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api menggunakan peralatan yang tersedia. Personel Polsek Tinambung yang tiba di lokasi juga turut membantu proses pemadaman.
Sekitar pukul 23.30 Wita, personel Polres Polewali Mandar yang dipimpin Pamapta II Ipda Ahmad Yakin bersama Tim Identifikasi Satreskrim Polres Polman mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Setelah menerima informasi, personel Polres Polewali Mandar bersama Tim Identifikasi Satreskrim langsung mendatangi TKP untuk melakukan pemeriksaan dan mengumpulkan bahan keterangan. Dari hasil pendataan sementara, terdapat enam unit los yang terbakar,” ujar Ipda Ahmad Yakin.
Enam los tersebut masing-masing diketahui milik Subuh (39), Hj. Tiawa (70), Hj. Khalifah (70), Jamaluddin (70), Ria Karim (45), dan Suriani (42).
Dari enam los yang terbakar, hanya dua yang diketahui menyimpan barang dagangan saat kejadian, yakni milik Subuh dan Hj. Tiawa.
Barang dagangan milik Subuh dan Hj. Tiawa yang terbakar berupa aksesori, mainan anak-anak dan tas.
Kerugian material sementara diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Khusus barang dagangan milik Subuh diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp15 juta, sedangkan milik Hj. Tiawa sekitar Rp15 juta.
Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran. Ipda Ahmad Yakin mengatakan penyebab kejadian belum dapat dipastikan.
“Untuk penyebab kebakaran sampai saat ini belum dapat dipastikan dan masih dalam proses penyelidikan. Kami telah meminta keterangan dari sejumlah saksi serta melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian guna mengetahui penyebab kebakaran,” jelasnya.
Dari pemeriksaan awal, los yang terbakar diketahui tidak memiliki sumber listrik. Namun, material bangunan serta barang dagangan yang berada di dalam los merupakan bahan yang mudah terbakar.
Polisi telah melakukan pemeriksaan TKP, mengumpulkan keterangan saksi, serta mengumpulkan bahan dan keterangan untuk mendukung proses penyelidikan.
“Setelah api berhasil dipadamkan, situasi di lokasi kejadian dalam keadaan aman dan kondusif. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi terkait penyebab kebakaran sebelum hasil penyelidikan selesai,” pungkas Ipda Ahmad Yakin.
Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. (*)

