Abdul Wahyu dari MA Biharul Ulum Ma’arif Suppa Sampaikan Ceramah Tarawih di Malam Ke-10 Ramadan

Abdul Wahyu dari MA Biharul Ulum Ma’arif Suppa Sampaikan Ceramah Tarawih di Malam Ke-10 Ramadan

SUARATA.Com,PAREPARE–Malam ke-10 Ramadan, Abdul Wahyu, peserta didik MA Biharul Ulum Ma’arif Suppa kelas XII MIPA 1, berkesempatan menyampaikan ceramah tarawih di Masjid Al Intiqal, Desa Ujung Labuang, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang, Ahad (9/3/2025).

Dalam ceramahnya yang bertema “Pentingnya Melaksanakan Sholat”, ia menekankan bahwa sholat adalah pilar utama dalam Islam yang menjadi dasar tegaknya agama bagi setiap Muslim.

Dalam pemaparannya, Abdul Wahyu menjelaskan bahwa sholat bukan sekadar kewajiban, tetapi juga bukti pengakuan seorang hamba terhadap keesaan Allah SWT dan kerasulan Nabi Muhammad SAW. Ia mengaitkan sholat dengan rukun Islam lainnya, seperti kepedulian sosial dalam zakat, kedisiplinan dalam puasa, serta ketaatan dan kekhusyukan sebagaimana dalam ibadah haji.

“Sholat adalah tiang agama, barang siapa yang menegakkannya maka ia telah menegakkan agama, dan barang siapa yang meninggalkannya maka ia telah meruntuhkan agama,” kutip Abdul Wahyu dari hadis riwayat Baihaqi.

Ia juga menekankan bahwa menjaga sholat berarti menjaga tegaknya agama dalam diri seorang Muslim. Selain itu, ia mengajak jamaah untuk membiasakan sholat berjamaah karena pahalanya lebih besar dibandingkan sholat sendirian.

Ceramah yang disampaikan dengan penuh semangat ini mendapat respons positif dari jamaah yang hadir. Mereka terlihat antusias menyimak dan memahami pentingnya sholat dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan, usai menyampaikan ceramah, Abdul Wahyu didaulat oleh jamaah untuk menjadi imam sholat tarawih.

Dengan penuh ketenangan dan kekhusyukan, ia memimpin ibadah tersebut, semakin menegaskan kapasitasnya sebagai generasi muda yang tidak hanya memahami ajaran Islam, tetapi juga mampu mengamalkannya secara nyata.
Kepala MA Biharul Ulum Ma’arif, Arifuddin, turut mengapresiasi peran peserta didiknya dalam dakwah Ramadan.

“Kami sangat bangga dengan Abdul Wahyu yang telah menunjukkan kepiawaiannya dalam menyampaikan ceramah dan memimpin sholat. Ini merupakan bukti bahwa madrasah tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga membentuk karakter dan keilmuan agama bagi peserta didik,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut agar generasi muda semakin aktif dalam menyebarkan nilai-nilai Islam di tengah masyarakat.(rls)

Bagikan: