200 Ton Beras SPHP dari Bulog Parepare Siap Meluncur, Ini Harga dan Aturan Barunya
SUARATA.Com,PAREPARE–Perum Bulog Cabang Parepare siapkan 200 ton beras SPHP untuk disalurkan kepada masyarakat Kota Parepare.
“Hari ini kami readykan 200 ton beras SPHP yang sudah siap untuk disalurkan kepada masyarakat, dengan harga Rp 11 ribu per kilogramnya,” kata Pimpinan Cabang (Pinca) Bulog Parepare, Mohammad Junaedy, Jumat (11/7/2025).

Penyaluran beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ini, dilakukan setelah Bulog mendapatkan intruksi dari pemerintah pusat, melalui surat penugasan dari Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 173/TS.02.02/K/7/2025 per tanggal 8 Juli 2025.
Dalam surat itu, Badan Pangan Nasional (Bapanas) menugaskan Bulog agar dapat melaksanakan penyaluran SPHP beras, dalam 6 bulan ke depan, yakni Juli sampai Desember 2025.
“Iya kami sudah dapat perintah dari Bapanas untuk menyalurkan SPHP ini. Saat intruksi itu tiba, kami dari Bulog dan Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) gerak cepat untuk melakukan verifikasi kepada pedagang beras yang nantinya akan melakukan penjualan di masyarakat,” ungkap Junaedy.
Namun, sambung Junaedy, untuk teknis penyalurannya kini sudah berbeda dari metode sebelumnya.
Saat ini, pembelian beras SPHP oleh pedagang harus melalui aplikasi yang terkoneksi langsung di Badan Pangan Nasional. Meski demikian, Bulog akan tetap melakukan edukasi dan pendampingan penggunaan awal aplikasi kepada pedagang.
“Ada aturan baru dari Bapanas, untuk bisa beli beras SPHP di Bulog, pedagang harus gunakan aplikasi. Kemudian verifikasi data pedagang bukan melalui Bulog lagi. Tapi semuanya sudah satu pintu, artinya pedagang langsung di data oleh Dinas Ketapang. Bulog hanya menyiapkan beras dan menyalurkan di pedagang mana saja yang telah terverifikasi oleh Ketapang,” tuturnya.
“Makanya kemarin saya ketemu pak kadis (Muhammad Idris) untuk gerak cepat. Kami desak juga Dinas Ketapang untuk selesaikan verifikasi pedagangnya. Karena data dari mereka yang menjadi acuan kami untuk penyalurannya di mana saja, tapi saya bilang kita selesaikan di pasar-pasar dulu. Pada prinsipnya kami di Bulog saat ini sudah sangat siap, baik stok maupun waktu penyaluran yang mereka minta,” jelas Junaedy.
Dia memastikan, penyaluran beras SPHP akan dilakukan pekan ini. Jika data verifikasi pedagang telah diterima oleh Bulog Parepare.
“Hari ini atau besok, kalau data dari Ketapang kami sudah terima. Kami akan jalan detik itu juga,” imbuhnya.
Junaedy menambahkan, setiap pedagang dapat melakukan pembelian atau order beras maksimal 2 ton. Sedangkan untuk masyarakat hanya diperbolehkan membeli beras SPHP maksimal 2 pack atau 10 kg per orang dalam satu hari.(*)

