Progres Gedung Capai 90 Persen, MA Biharul Ulum Ma’arif Tetap Semarakkan Hardiknas 2026

Progres Gedung Capai 90 Persen, MA Biharul Ulum Ma’arif Tetap Semarakkan Hardiknas 2026

SUARATA || Suppa, Pinrang – MA Biharul Ulum Ma’arif menggelar Upacara Bendera peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 pada Sabtu, 2 Mei 2026, pukul 07.30 WITA, di halaman belakang madrasah — menyusul gedung utama yang kini tengah dibongkar total untuk dibangun kembali dengan progres mencapai 90 persen. Upacara yang diikuti seluruh dewan guru, tenaga kependidikan, dan segenap peserta didik ini berlangsung khidmat dan penuh semangat di bawah pimpinan Kepala Madrasah Arifuddin, selaku Pembina Upacara.

Ketiadaan halaman utama tidak menyurutkan antusias warga madrasah. Halaman belakang yang biasanya hanya menjadi ruang aktivitas keseharian kini disulap menjadi lapangan upacara yang tertib dan bermartabat.

Warna-warni pakaian adat yang dikenakan seluruh peserta — sesuai ketentuan Kemendikdasmen — menambah keindahan tersendiri di pagi hari itu. Keberagaman corak busana tradisional yang berpadu menjadi simbol nyata semangat Bhinneka Tunggal Ika di lingkungan madrasah.

Suasana itu sekaligus menjadi pengingat bahwa keterbatasan sarana tidak pernah mampu memadamkan semangat belajar dan mendidik.

Bertindak sebagai Pembina Upacara, Kepala Madrasah Arifuddin, membacakan pidato resmi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti yang menegaskan bahwa Hardiknas adalah momentum refleksi dan penguatan spirit pendidikan nasional.

Pendidikan sejati, sebagaimana disampaikan dalam amanat tersebut, adalah proses yang tulus dan penuh kasih sayang untuk memanusiakan manusia — selaras dengan sistem among Ki Hajar Dewantara: asah (ilmu), asih (kasih sayang), dan asuh (pendampingan dan pembinaan).

Di sela amanatnya, Arifuddin menyisipkan pesan yang menyentuh seluruh peserta upacara.

“Keterbatasan yang kita rasakan hari ini justru harus menjadi bahan bakar semangat kita. Gedung boleh dibongkar, tapi tekad kita untuk terus belajar dan mendidik tidak boleh goyah barang sedetik pun,” tegasnya.

Peringatan Hardiknas 2026 secara nasional mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.”

Tema ini mengajak seluruh elemen masyarakat — guru, orang tua, peserta didik, dan masyarakat luas — untuk bersinergi dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan merata di seluruh pelosok negeri.

Rangkaian upacara berlangsung lengkap sesuai pedoman resmi Kemendikdasmen, meliputi pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan naskah Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Ikrar Pelajar Indonesia, amanat pembina upacara, hingga pembacaan doa yang dipimpin salah seorang guru sebagai penutup.

Pembangunan total gedung MA Biharul Ulum Ma’arif yang kini telah mencapai progres 90 persen menjadi kabar menggembirakan di tengah peringatan Hardiknas tahun ini.

Arifuddin menyampaikan harapan besarnya terhadap gedung baru yang hampir rampung tersebut.

“Kami berharap gedung baru ini bukan sekadar bangunan fisik yang megah, tetapi menjadi rumah ilmu yang melahirkan generasi-generasi terbaik — generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia, yang kelak akan membawa nama baik madrasah, keluarga, agama, dan bangsa,” tuturnya penuh harap.

Peringatan Hardiknas 2026 ini menjadi penanda penting bagi MA Biharul Ulum Ma’arif. Di satu sisi, madrasah tengah berada dalam masa transisi fisik yang penuh tantangan. Di sisi lain, semangat seluruh warganya justru semakin menguat.

Dengan progres pembangunan gedung baru yang telah mencapai 90 persen, seluruh kegiatan belajar mengajar diharapkan segera dapat kembali berjalan optimal di gedung baru yang lebih representatif — menjadi saksi perjalanan panjang MA Biharul Ulum Ma’arif dalam mencerdaskan anak bangsa.

Bagikan: