Musda MGMP PAI Pinrang 2025 Resmi Dibuka, Kakan Kemenag Tekankan Mulianya Tugas Guru
SUARATA, PINRANG — Musyawarah Daerah (Musda) MGMP Pendidikan Agama Islam (PAI) SMP Kabupaten Pinrang resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pinrang, H. Muhammad Idris Usman, Kamis (27/11/2025). Kegiatan ini mengusung tema penguatan ukhuwah dan kebersamaan guru PAI.
Musda MGMP PAI SMP Kabupaten Pinrang tahun ini diselenggarakan di Aula Kantor Kemenag Pinrang dengan semangat memperkuat kebersamaan dan sinergi guru PAI. Tema yang diangkat adalah:
“Dengan semangat dan komitmen yang kuat, mari kita tingkatkan ukhuwah dan kebersamaan dalam Musda MGMP PAI SMP Kabupaten Pinrang.”
Tema tersebut menjadi pengingat penting bahwa kolaborasi antarguru PAI memegang peran besar dalam peningkatan mutu pembelajaran agama di sekolah.
Dalam sambutan pembuka, H. Muhammad Idris Usman mengingatkan betapa agungnya peran guru PAI dalam pendidikan karakter.
“Pada dasarnya tugas seorang guru sangat mulia. Ia menjadi pewaris tugas Rasulullah Saw. sebagai pendidik dan penyempurna akhlak mulia. Rasulullah Saw. bersabda bahwa sesungguhnya saya ini diutus untuk menjadi pendidik. Pada hadis lain, beliau menyampaikan bahwa ‘saya ini diutus menjadi penyempurna akhlak yang mulia’. Tugas yang mulia ini kini diemban oleh guru selaku pendidik dan pembina akhlak mulia peserta didik,” ujarnya.
Selanjutnya, Kakan Kemenag berpesan agar pelaksanaan Musda berlangsung dengan lancar dan aman. Ia juga menyampaikan bahwa terdapat tiga kandidat yang akan maju sebagai calon Ketua MGMP PAI SMP Pinrang untuk periode berikutnya. Siapa pun yang terpilih, diharapkannya mampu membawa MGMP PAI menjadi lebih baik dan lebih solid.
Musda menjadi forum strategis untuk mengevaluasi capaian program MGMP tahun sebelumnya. Guru-guru PAI juga menyusun agenda kerja baru yang lebih adaptif terhadap perkembangan kebutuhan pembelajaran agama.
Beberapa poin pembahasan utama meliputi: Penguatan kompetensi profesional guru, peningkatan literasi digital, pengembangan bahan ajar kolaboratif, perluasan ruang diskusi dan sharing best practices.
Peserta Musda turut mengulas tantangan pembelajaran PAI di era digital, termasuk pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi. Moderasi beragama juga menjadi perhatian khusus sebagai bagian dari pembentukan karakter peserta didik di tengah arus informasi yang semakin kompleks.
Musda berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, mencerminkan semangat ukhuwah antarpendidik PAI. Para guru berharap forum ini dapat terus memperkuat profesionalisme serta membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di Kabupaten Pinrang.
Musda MGMP PAI SMP Kabupaten Pinrang 2025 menjadi momentum penting untuk memperkokoh kebersamaan dan komitmen guru dalam meningkatkan mutu pembelajaran agama. Hasil Musda diharapkan melahirkan program-program yang progresif dan relevan dengan tantangan pendidikan di era digital. (***)

