Hari Ketiga Pencarian, Pelajar SMK Parepare yang Tenggelam Akhirnya Ditemukan Tak Bernyawa
SUARATA, PAREPARE – Seorang pelajar SMK Negeri 2 Parepare yang dilaporkan tenggelam di Pantai Lumpue akhirnya ditemukan meninggal dunia setelah tiga hari pencarian, Senin (12/1/2026). Korban ditemukan mengambang di perairan Pantai Paputo Tonrangeng oleh seorang nelayan setempat.
Korban diketahui bernama Muhammad Ikmar, pelajar kelas XII SMKN 2 Parepare. Jenazahnya ditemukan dalam kondisi mengambang di sekitar kawasan Pantai Paputo Tonrangeng, Kota Parepare.

Penemuan jasad korban pertama kali diketahui oleh seorang nelayan bernama Mustari, yang saat itu sedang beraktivitas di pesisir pantai.
Mustari mengungkapkan bahwa dirinya tidak sengaja menemukan jasad korban ketika sedang mencari gabus yang hanyut untuk dijadikan pelampung jaring.
“Saya sedang mencari gabus untuk pelampung jaring. Kalau musim angin begini memang banyak gabus yang hanyut. Tapi di sekitar lokasi tercium bau,” ujar Mustari.
Merasa curiga dengan bau tersebut, Mustari kemudian mendekat dan mendapati sesosok mayat mengambang di laut.
“Waktu saya lihat, ternyata mayat. Saya langsung naik ke Lumpue untuk mengabarkan kejadian itu,” lanjutnya.
Sebelumnya, Muhammad Ikmar dilaporkan hilang pada Sabtu (10/1/2026) setelah terseret arus saat mandi-mandi di laut bersama sejumlah rekannya di Pantai Lumpue, Parepare.
Sejak kejadian tersebut, Tim SAR gabungan bersama aparat terkait dan masyarakat setempat melakukan upaya pencarian intensif selama tiga hari.
Kabar ditemukannya korban disambut histeris oleh pihak keluarga yang sejak awal setia menunggu proses pencarian. Tangis dan kesedihan pecah saat jenazah korban dievakuasi oleh Tim SAR gabungan.
Setelah dievakuasi, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemulasaraan lebih lanjut.
Diketahui, Muhammad Ikmar merupakan warga Kelurahan Tiro Sampe, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan bahaya aktivitas di laut, terutama saat kondisi cuaca dan arus tidak bersahabat. Pihak terkait diharapkan meningkatkan imbauan keselamatan bagi masyarakat untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang. (***)

