Panen Raya Bila Riase, Bupati Sidrap Operasikan Combine Harvester dan Serukan Petani Go Modern

Panen Raya Bila Riase, Bupati Sidrap Operasikan Combine Harvester dan Serukan Petani Go Modern

SUARATA, SIDRAP – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, melakukan panen raya padi di Desa Bila Riase, Kecamatan Pitu Riase, Selasa (24/2/2026), sebagai bagian dari upaya mendorong modernisasi pertanian dan peningkatan produksi gabah.

Kegiatan ini menegaskan komitmen Pemkab Sidrap dalam memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan petani melalui pemanfaatan alat mesin pertanian modern dan program intensifikasi tanam.

Panen raya berlangsung di Desa Bila Riase, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidenreng Rappang, dan dihadiri jajaran pemerintah daerah, unsur TNI-Polri, kepala desa dan lurah, penyuluh pertanian, serta kelompok tani setempat.

Prosesi panen ditandai dengan pengoperasian alat mesin pertanian (alsintan) modern jenis combine harvester oleh Bupati Sidrap. Penggunaan alat tersebut bertujuan mempercepat proses panen sekaligus menekan potensi kehilangan hasil di lapangan.

Dalam sambutannya, Syaharuddin meminta para petani terus meningkatkan produksi dengan memanfaatkan teknologi pertanian modern serta mengubah pola kerja agar pendapatan semakin meningkat.

“Tahun 2024 hasil pertanian Sidrap hanya 440.000 ton gabah senilai Rp2,5 triliun. Tahun 2025 setelah kita bekerja semuanya akhirnya naik menjadi 665.000 ton gabah senilai Rp4,6 triliun,” paparnya.

Bupati juga mengungkapkan bahwa program cetak sawah telah direalisasikan seluas 148 hektare di wilayah tersebut. Pemerintah daerah masih membuka peluang bagi masyarakat yang memiliki lahan potensial untuk segera melapor.

Ia menyebutkan tersedia tambahan program cetak sawah seluas 5.000 hektare guna memperluas areal tanam dan meningkatkan kapasitas produksi daerah.

Langkah ini dinilai strategis untuk memperkuat posisi Sidrap sebagai salah satu lumbung pangan di Sulawesi Selatan, sekaligus menopang ketahanan pangan regional.

Selain perluasan lahan, Syaharuddin mengajak petani menerapkan pola tanam IP300, yakni intensifikasi penanaman padi tiga kali dalam setahun pada lahan yang sama.

Menurutnya, pola tersebut mampu mendongkrak produktivitas sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani jika didukung manajemen irigasi dan penggunaan alsintan secara optimal.

Sementara itu, Kepala Desa Bila Riase, Sirajuddin, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati dalam kegiatan tersebut.

“Kami merasa bangga dan bersyukur atas kesediaan Bapak Bupati Sidrap untuk membersamai kami dalam acara ini. Atas nama pemerintah, kami menyampaikan terima kasih banyak kepada Bapak Bupati beserta rombongan yang telah meluangkan waktu untuk bisa mengikuti kegiatan di Desa Bila Riase,” tuturnya.

Pada kegiatan tersebut, hasil panen langsung ditimbang dengan harga Rp7.300 per kilogram dan dibayarkan secara tunai kepada pemilik gabah.

Panen raya di Bila Riase menjadi simbol percepatan transformasi sektor pertanian di Sidrap melalui modernisasi alat, perluasan lahan, dan intensifikasi tanam. Jika konsisten dijalankan, program cetak sawah dan IP300 berpotensi meningkatkan produksi secara berkelanjutan sekaligus memperkuat kesejahteraan petani dan ketahanan pangan daerah. (***)

Bagikan: