SMAN 1 Pinrang Tata Manajemen Sambut Tahun Ajaran Baru
SUARATA, PINRANG – SMAN 1 Pinrang melakukan penataan struktur manajemen sekolah menjelang dimulainya Tahun Ajaran 2026/2027. Langkah tersebut dilakukan untuk mengisi sejumlah jabatan wakil kepala sekolah yang kosong agar seluruh pelayanan pendidikan dan proses belajar mengajar dapat berjalan optimal sejak hari pertama.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala SMAN 1 Pinrang, Maqbul, S.Ag., M.Pd., menerima Surat Perintah Pelaksana Tugas Nomor 800/5890/DISDIK tertanggal 6 Juli 2026. Setelah menerima amanah tersebut, ia dihadapkan pada kondisi beberapa jabatan strategis yang tidak lagi terisi.
Sebelumnya, Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana, Drs. Alimuddin, M.Pd., telah memasuki masa purna bakti. Dalam rapat koordinasi pada 9 Juli 2026, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Rahmawati, S.Pd., M.Pd., dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Ahmad, S.Pd., M.Pd., menyampaikan pengunduran diri dari jabatannya dengan alasan pribadi yang diterima dalam rapat. Sementara itu, dalam penataan organisasi sekolah, Rosyanti yang sebelumnya menjabat Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas ditawarkan penugasan pada bidang Lingkungan Hidup maupun Litbang. Namun, penyesuaian tersebut tidak berlanjut karena yang bersangkutan memilih tidak menerima penugasan tersebut.
Dengan adanya sejumlah jabatan yang kosong tersebut, pihak sekolah menilai perlu segera melakukan penataan manajemen agar berbagai agenda menjelang dimulainya Tahun Ajaran 2026/2027 tidak mengalami kendala. Sejumlah program yang harus segera dipersiapkan meliputi pembagian tugas guru, penyusunan jadwal pelajaran, layanan kesiswaan, koordinasi bidang kurikulum, kehumasan, sarana dan prasarana, hingga persiapan kegiatan pembelajaran.
Pihak sekolah menegaskan bahwa penataan yang dilakukan bukan merupakan perombakan menyeluruh terhadap struktur organisasi sekolah, melainkan pengisian sejumlah jabatan yang kosong agar tugas-tugas manajerial dapat berjalan efektif menjelang dimulainya Tahun Ajaran 2026/2027. Langkah tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan operasional sekolah dan keberlangsungan pelayanan pendidikan kepada peserta didik.
Untuk memastikan seluruh tahapan berjalan dengan baik, Plt. Kepala Sekolah bersama dewan guru melakukan koordinasi dengan Pengawas SMA/SMK, Hayat, Pengawas Pembina, Muslimin, serta KCD Wilayah VIII. Hasil koordinasi tersebut kemudian dibahas dalam rapat dewan guru sebagai dasar penetapan susunan wakil kepala sekolah yang baru.
Berdasarkan hasil rapat tersebut, ditetapkan Mardiyah Marhabang sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Abdul Samad sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Ratnasari sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Maqbul sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana, Syamsu Alam sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Lingkungan Hidup, serta Ria Esti Hasari sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Litbang.
Maqbul menegaskan bahwa penunjukan wakil kepala sekolah dilakukan untuk memastikan seluruh persiapan sekolah berjalan sesuai kebutuhan menjelang dimulainya proses belajar mengajar.
“Penunjukan wakil kepala sekolah harus dilakukan segera dengan pertimbangan untuk kebaikan dan kelancaran kegiatan sekolah. Banyak hal penting yang harus segera dipersiapkan karena proses pembelajaran akan segera dimulai. Jangan sampai peserta didik tidak terpenuhi kebutuhan belajarnya,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa fokus utama sekolah adalah memastikan pelayanan pendidikan tetap berjalan di tengah adanya kekosongan sejumlah jabatan strategis.
“Prioritas kami adalah memastikan seluruh pelayanan pendidikan tetap berjalan. Ada beberapa jabatan yang kosong sehingga perlu segera diisi agar kegiatan belajar mengajar dan program sekolah tidak terganggu. Mudah-mudahan susunan manajemen yang baru ini dapat membawa SMAN 1 Pinrang lebih baik, lebih maju, dan mampu bersaing di tingkat kabupaten, provinsi hingga nasional,” tutup Maqbul.
Sebagai tindak lanjut, jajaran manajemen sekolah menggelar rapat kerja pada Sabtu untuk menyusun program prioritas, pembagian tugas, serta mematangkan seluruh persiapan pelaksanaan Tahun Ajaran 2026/2027 agar peserta didik memperoleh layanan pendidikan secara optimal sejak awal tahun pelajaran. (***)

